Keluarga Glazer sebagai pemilik saham Manchester United melepas 8 juta lembar saham mereka atau lima persen dari saham yang mereka miliki. Diperkirakan United bakal mendapat suntikan dana segar sekitar 154 juta euro dari aksi jual ini.
Para pewaris Malcolm Glazer berencana melepas kepemilikan mereka terhadap MU. Harga saham MU pada perdagangan terakhir di NYSE adalah 14,43 euro atau sekitar Rp217.000 (kurs Rp15.500).
Namun, para generasi pemilik United ini menjelaskan bahwa hasil penjualan saham ini tidak seluruhnya untuk belanja pemain.
"Manchester United tidak akan menerima hasil penjualan dari setiap lembar saham Kelas A," demikian ucap mereka dalam pernyataan resminya. Kelas A Saham yang tercatat di bursa efek New York, NYSE, memiliki simbol MANU.
Kedatangan Louis van Gaal memang memberi angin segar kepada pihak klub. Terbukti saat pemecatan David Moyes harga saham United merosot di angka 14,98 dolar AS, tapi saat ini naik kembali 16,74 dolar AS pada saat Van Gaal diangkat.
Dua tahun lalu keluarga Glazer juga melego 10 persen sahamnya. Namun, keluarga Glazer tetap memiliki saham mayoritas. Penjualan saham mulai dilakukan setelah Malcolm Glazer meninggal dunia. Malcolm adalah pemimpin keluarga Glazer yang mengakuisisi MU pada 2005.
Saat ini kelima anak Glazer menjalankan bisnis keluarga. Karier bisnis Glazer sendiri berawal pada usia 15 tahun ketika mengambil alih usaha keluarga di bidang suku cadang jam tangan.
Usahanya terus berkembang dan kemudian ia membeli berbagai perusahaan seperti First Allied, Zapata Corporation, jaringan restoran Houlihan's, Harley Davidson, Formica, Tonka, Specialty Equipment, dan Omega Protein.