Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono mengatakan bahwa kerja sama yang dijalin antara PSSI dengan Sportradar adalah bentuk keseriusan dari PSSI untuk memerangi match fixing, match manipulation, dan korupsi.
“PSSI secara bertahap melakukan upaya yang konkrit terhadap kekhawatiran tentang match fixing, match manipulation, dan korupsi. Ini bukan usaha yang mudah dan membutuhkan komitmen dari organisasi,” ujar Joko Driyono.
Kerja sama yang dijalin antara PSSI dengan Sportradar akan berlangsung selama tiga tahun. Sportradar akan menyajikan data serta analisis dari setiap tindakan match fixing yang dilakukan dalam pertandingan.
“Kami butuh partner untuk menanggulangi berbagai kasus mulai dari pengumpulan data, analisis, penindakan, dan preventif (pencegahan). Semoga sepakbola kita dapat terproteksi dengan baik,” tutup Joko Driyono.