Kemenangan Dortmund di Stadion Signal Iduna Park mengubur perkiraan sebelumnya kalau Muenchen akan berpesta atas Dortmund. Pesta Dortmund ditentukan gol Henrik Mkhitaryan pada menit 23 dan Pierre-Emerick Aubameyang pada menit 62.
Pelatih Muenchen Josep Guardiola memerintahkan timnya bermain menyerang. Baru dua menit pertandingan di Signal Iduna Park, gelandang Muenchen Xherdan Shaqiri menggebrak. Sayang bola tendangan Shaqiri bisa dihalau kiper Dortmund Mitchell Langerak.
Dortmund bereaksi posisif. Pada menit 10, striker Ciro Immobile melepas serangan ke gawang Muenchen, namun bola sepakannya tidak merepotkan kiper Manuel Neuer.
Sejak menit 23, tensi makin memanas dengan gol pertama dan pesta Dortmund dengan aksi Mkhitaryan. Mkhitaryan menjebol gawang Muenchen usai memanfaatkan bola muntah sepakan Aubameyang.
Tak terima ketinggalan, Muenchen meningkatkan aktivitas serangan. Keunggulan 1-0 membuat Dortmund bermain dengan kepercayaan diri tinggi dengan makin berani menekan.
Dortmund meraih beberapa peluang, dua di antaranya lewat Sebastian Kehl pada menit 40 dan 43. Lini depan Muenchen kelihatan mandul meski diperkuat Robert Lewandowski yang musim lalu memperkuat Dortmund.
Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama tuntas. Memasuki babak kedua, Muenchen makin bernafsu untuk membalas. Dortmund juga berupaya keras menambah pundi-pundi gol.
Dortmund menjauhkan diri dari kejaran lawan dengan gol kedua. Pada menit 62, umpan Lukasz Piszczek dituntaskan Aubameyang dengan menyundul bola ke gawang Muenchen.
Pada menit 77, Dortmund hampir meraih gol lagi. Aksi Immobile sempat merepotkan pertahanan Muenchen hingga bola tendangannya masih dapat diamankan kiper Neuer.
Muenchen tidak lelah untuk membalas. Pada menit 81, tembakan bebas David Alaba sempat melahirkan ancaman mematikan bagi Dortmund hingga bola berakhir menjadi tendangan sudut.
Menjelang pertandingan berakhir, Dortmund tetap sempat mengancam gawang Muenchen. Hingga partai Piala Super Jerman berakhir, skor 2-0 untuk kemenangan Dortmund tidak berubah.