Conte Jadi Pelatih Italia Hingga 2016

Jumat, 15 Agustus 2014 02:43 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Pengumuman nama Antonio Conte ini sekaligus mengakhiri kekosongan allenatore (pelatih) di Italia setelah keputusan mundur Cesare Prandelli usai kegagalan di Piala Dunia 2014.

“Presiden FIGC Carlo Tavecchio dan Antonio Conte berbicara langsung untuk menuntaskan aspek-aspek terakhir dari kerja sama yang akan mengikat Antonio Conte dengan FIGC sampai 31 Juli 2016,” demikian rilis FIGC.

Conte yang kini berusia 45 tahun sempat menganggur setelah mencipta kejutan dengan mengatakan tidak akan lagi melatih Juventus sejak Juli 2014 atau dua bulan sebelum kompetisi Serie A Italia bergulir.

Media-media Italia menyakini Conte akan mendapat gaji sebesar 3,6 juta Euro atau sekitar Rp56,226 miliar untuk kontrak kerja sama dua tahun. Kontrak tersebut dikabarkan lebih murah 100 ribu Euro atau Rp4,682 miliar dibandingkan kontrak Prandelli.

Untuk membayar gaji Conte, FIGC hanya menyetor dana 1,6 juta Euro atau sekitar Rp24,987 miliar. Sisanya akan ditutupi oleh sponsor-sponsor yang sudah menjalin kerja sama dengan FIGC, salah satunya adalah Puma.

“Puma bertekad mendukung FIGC serta semua asosiasi lain yang memiliki kemitraan. Puma akan mendukung keputusan Federasi Italia menunjuk pelatih baru. Tujuan kami untuk sukses bersama-sama,” rilis Puma menyambut penunjukkan Conte.

Penunjukan Conte menjadi pelatih terkait kiprahnya bersama Juventus. Begitu melatih Juventus pada 2011, Conte langsung mempersembahkan juara Serie A Liga Italia. Prestasi yang sama diteruskan hingga dua tahun kemudian atau membawa Juventus menjadi juara Serie A dalam tiga tahun beruntun.

Soal prestasi sebagai pemain, bekas pemain Lecce ini kenyang dengan kesuksesan saat memperkuat Juventus sepanjang 1991-2004. Di level negara, Conte hanya sukses meraih juara kedua Piala Dunia 1994 dan Piala Eropa 2000 bersama Italia.

644