Persela datang ke Surabaya dibalut dengan rasa keyakinan tinggi. Pasalnya mereka sukses menaklukan Persebaya 3-0 di Stadion Surajaya pada putaran pertama ISL.
Apalagi kini Persela kembali diperkuat Roman Golian setelah absen akibat akumulasi kartu di laga terakhir. Bek asal Slovakia itu akan memperkokoh lini belakang Laskar Joko TIngkir dari ancaman Greg Nwokolo dan kawan-kawan.
Namun Persela juga tidak boleh terjebak nostalgia putaran pertama. Saat ini Persebaya jauh lebih kuat ketimbang putaran pertama ISL. Persebaya tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir.
"Kekuatan Persebaya berbeda jauh dengan putaran pertama. Datangnya gelandang Issack Pupo membuat lini tengah mereka menakutkan. Lihat saja, pada dua laga terakhir, mereka membuat delapan gol dan tanpa kebobolan. Itu sangat luar biasa,” puji asisten pelatih Didik Ludiyanto.
Menyadari keunggulan tuan rumah, tim besutan pelatih Edward Tjong itu kemungkinan menyiapkan tiga penyerang muda untuk menggantikan Adisson Alves, yang absen akibat akumulasi kartu.
Persela memiliki Rudy Santoso, Bijahil Chalwa, atau Arif Ariyanto. "Tinggal menyesuaikannya dengan kebutuhan tim di lapangan," tegas Didik.
Terkait skema permainan, Persela sudah mempersiapkan derby Jawa Timur ini sejak jauh-jauh hari. Mereka sudah mencoba skema 3-5-2 sejak Jumat lalu di Gelora Bung Tomo.
Artinya, ada peluang untuk menumpuk gelandang sambil mencoba peruntungan melancarkan serangan balik. Untuk urusan ini, Persela punya banyak stok gelandang yang punya kecepatan tinggi. Seperti Ferry Ariawan atau eks Persebaya 1927, Arif Ariyanto.