Arema Vs Sriwijaya

Pelatih Arema: Sriwijaya Tim Komplet

Kamis, 21 Agustus 2014 20:37 WIB
Editor:
© Ard Ardyansyah/INDOSPORT
Pelatih Arema Cronus, Suharno saat memberikan arahan ke pemainnya dalam latihan Copyright: © Ard Ardyansyah/INDOSPORT
Pelatih Arema Cronus, Suharno saat memberikan arahan ke pemainnya dalam latihan

Pelatih Arema Cronus Suharno, mengakui Sriwijaya FC merupakan tim yang komplet di semua lini karena diisi oleh para pemain berpengalaman dan berkualitas.

"Sriwijaya FC bukan tim sembarangan, secara komposisi, pemain Sriwijaya lebih komplet ketimbang Persita Tangerang, namun kedua tim ini sama beratnya untuk ditundukkan. Meski demikian, kami tidak ingin kehilangan poin sempurna lagi dan harus menang," tegas Suharno di Malang.

Ia mengakui dari pertandingan menjamu Persita Tangerang (Senin, 18/8), menjadi pelajaran berharga dan harus bisa memperbaiki penyelesaian akhir pemain agar mampu menghasilkan gol yang lebih banyak dan meraih poin sempurna di kandang.

Suharno mengatakan anak asuhnya harus memanfaatkan peluang sekecil apapun untuk bisa dikonversi menjadi sebuah gol dan tidak boleh kehilangan poin lagi, apalagi di kandang.

"Kami harus bekerja keras untuk menaklukkan Sriwijaya, sebab dari beberapa kali pertandingan terakhir, baik di Liga Super Indonesia (LSI) maupun Inter Island Cup (IIC), kekuatan kami berimbang," tandasnya.

Menyinggung pemain Sriwijaya FC yang wajib diwaspadai, Suharno mengatakan semua harus diwaspadai pergerakannya agar Arema tidak sampai kecolongan, sebab Sriwijaya memiliki sejumlah pemain yang kualitas dan berkelas, seperti Siswanto, Yohanis Nabar dan Lancine Kone.

Sebelumnya Arema harus berbagi angka 1-1 dengan Persita Tangerang dalam pertandingan yang digelar Senin (18/8) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen.

Usai menjamu Sriwijaya FC, Arema harus menghadapi pertandingan luar kandang menghadapi Persik Kediri. Namun, meski laga luar kandang, Arema bakal dijamu Persik Kediri di Stadion Gajayana Malang (Rabu, 27/8) karena panpel Persik tidak mendapatkan izin pertandingan dari kepolisian.

Pihak kepolisian enggan mengeluarkan izin karena hubungan yang tidak harmonis antara Aremania (suporter Arema) dan Persikmania (suporter Persik). Disharmonis tersebut berkembang setelah adanya kerusuhan antarsuporter pada tahun 2008.

Saat ini Arema masih tetap kokoh berada di puncak klasemen sementara wilayah barat LSI dengan raihan 39 poin dari 17 kali bertanding, disusul Semen Padang pada posisi kedua yang mengemas 36 poin dari 18 kali bertanding.

Sementara di wilayah timur, Persipura berada di puncak klasemen dengan perolehan 35 poin dari 17 kali bertanding dan Persebaya berada di posisi "runner up" yang meraih 33 poin dari 16 kali bertanding.