"Sebagai tuan rumah tentunya kami tidak mau kalah, meski lawan juga tentunya memiliki ambisi yang sama," kata Pelatih PSMS Medan Legirin di Medan, Jumat.
Bagi PSMS laga ini sangat penting agar bisa finis di peringkat ketiga. Sementara Persiraja juga mengincar kemenangan untuk memuluskan target lolos ke babak 16 besar.
Saat ini PSMS berada di peringkat empat dengan poin 16 dan Persiraja di peringkat tiga dengan poin 17.
Jika PSMS menang maka mereka akan menggeser posisi Persiraja di peringkat tiga, sementara Persiraja harus bisa menang besar bila ingin menggeser PSPS dari peringkat dua.
Peluang PSMS ke 16 besar hanya bisa terjadi bila, PSPS mundur atau tidak bertanding melawan Bintang Jaya Asahan.
Jika PSPS "WO" maka akan terjadi pengurangan tiga poin, maka otomatis PSMS akan menggantikan posisinya lolos ke babak 16 besar.
"Kami tidak mau berandai-andai, yang pasti laga melawan Persiraja harus menang agar finis di urutan tiga. Target kita sudah tercapai bertahan di divisi utama. Masalah 16 besar, itu soal lain," kata Legirin.
Menurut dia, sebagai pelatih tentu bangga bila timnya mampu lolos ke babak 16 besar.
Di sisi lain, manager PSMS Ahmad Rivai Lubis mengatakan, dalam laga pamungkas pada laga Divisi Utama Liga Indonesia merupakan penentuan bagi pasukan Ayam Kinantan untuk bertengker urutan tiga dalam klasemen sementara.
Pada intinya, Rahmat CS siap untuk memenangkan pertandingan laga penutup.
Laga pamungkas ini sebagai pembuktian bahwa tim kesayangan kota Medan akan memberikan permainan terbaik, dengan fanatisme, keras dan sportivitas serta menjunjung play fair.
Sementara Pelatih Persiraja, Achyar Ilyas mengaku timnya telah siap menghadapi PSMS demi menambah raihan nilai.
"Target utama kami tetap bertahan di divisi utama, itu sudah tercapai. Sekarang kami melihat ada peluang untuk ke 16 besar, meski kecil tapi akan dimanfaatkan sebaik mungkin," kata Achyar.