Merasa bersalah atas ulahnya, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, meminta maaf secara terbuka kepada wasit yang ia pukul saat timnya menang 1-0 melawan Real Madrid saat laga Piala Super Spanyol. Simeone mengaku melakukan tindakan spontan tersebut akibat gugup kerena tingginya tensi laga.
"Itu (bentuk) kegelisahan, rasa gugup. Saya hanya bisa minta maaf," kata Simeone seperti dikutip dari Marca.
Dalam sebuah tayangan video, Simeone terlihat jelas melayangkan tangannya ke kepala wasit keempat. Dia terlihat emosional, karena protesnya tak ditanggapi. Pelatih yang banyak menghabiskan karier profesional sebagai pemain di Serie A Italia, diusir pada menit-25 menit akibat ulahnya.
Simeone melakukan protes karena pelanggaran keras yang diterima pemainnya Juanfran sehingga pemainnya harus mendapat perawatan usai mendapat pukulan ke wajah dari pemain lawan.
Simeone lantas memuji penampilan anak asuhnya. Menurutnya, Mario Mandzukic dan kawan kawan mampu tampil luar biasa. Trofi di laga pembuka ini sekaligus menjadi trofi pertama Atletico sejak 1985.
"Saya bangga dengan para pemain. Ini adalah tim yang terus berjuang melawan segalanya," puji Simeone.