Diego Simeone memang sudah meminta maaf atas ulahnya yang terlihat menampar bagian belakang kepala hakim garis saat Atletico Madrid mengalahkan Real Madrid 1-0 pada final Pila Super Spanyol. Namun Komisi Disiplin Liga Spanyol tetap akan menyelidiki masalah tersebut.
Pelatih asal Argentina itu mengaku gugup karena tingginya tensi pertandingan. "Itu (bentuk) kegelisahan, rasa gugup. Saya hanya bisa minta maaf," kata Simeone seperti dikutip dari Marca.
Akibat insiden itu, Marca melaporkan bahwa Simeone bisa absen dalam empat pertandingan Atletico di pertandingan domestik. Namun AS percaya bahwa pelatih 44 tahun itu bahwa komisi disiplin akan memberikan hukuman lebih berat, yakni larangan tampil dalam tujuh pertandingan.
Jika kabar itu benar, maka Simeone tidak akan menemani skuad Atletico dalam pertandingan Rayo Vallecano, Eibar, Real Madrid, Celta Vigo, Almeria, Sevilla, dan Valencia. Simeone baru akan kembali ketika Los Rojiblancos melawan Espanyol.