MU Lupakan Tradisi Membina Pemain Muda

Rabu, 3 September 2014 00:55 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Manchester United pasca Sir Alex Ferguson dianggap telah melupakan tradisi mengedepankan pemain hasil binaan klub. Musim ini, Setan Merah telah melepas Danny Welbeck (Arsenal) dan Tom Cleverley (Aston VIlla).

“Manchester United sebelumnya dikenal dengan para pemain binaan, seperti yang dilakukan oleh Sir Alex Ferguson yang sukses menciptakan bakat muda,” ucap David Beckham, seperti dikutip dari BBC.

David Beckham sendiri adalah pemain binaan Old Trafford. Angkatannya sangat fenomenal dan terkenal dengan istilah  The Class of ’92. Bersama Nicky Butt, Ryan Giggs, Gary Neville, Phil Neville, Paul Scholes, ke enam pemain ini pernah disebut-sebut sebahgai pemain binaan tersukses.

“Memang sedih rasanya melihat para pemain binaan pergi meninggalkan Manchester United, seperti saat mereka melapas Danny Welbeck,” jelas Beckham.

Mantan asisten pelatih Sir Alex Ferguson, Mike Phelan, juga ikut mengkritisi kebijakan transfer Man United. Menurut ia United telah kehilangan identitasnya.

"Seorang anak muda yang bagus seperti Welbeck yang diciptakan melalui sistem akademi dan mereka (United) akhirnya membiarkannya pindah ke klub rival," tegas ia.

 MU justru membelanjakan 149 juta poundsterling atau sekitar Rp 2,9 triliun untuk mendatangkan pemain di bursa transfer. Sejumlah pemain yang dibeli United yaitu, Luke Shaw (Southampton), Ander Herrera (Athletic Bilbao), Marcos Rojo (Sporting Lisbon), Angel Di Maria (Real Madrid), Daley Blind (Ajax Amsterdam) dan Radamel Falcao (AS Monaco).

"Jelas uang turut berperan dalam permainan, tapi United saat ini kehilangan identitasnya dengan berbelanja pemain mahal. Tidak seperti dulu yang dengan bangga memproduksi sendiri para pemain andalannya," ucap ia.