Manajer Chelsea, Jose Mourinho menjelaskan bahwa aturan masa-masa pembelian pemain mahal di Chelsea sudah usai. Menurutnya, aturan Financial Fair Play (FFP) memberi keuntungan bagi klub besar macam Manchester United.
Mourinho menguraikan, aturan FFP membuat Chelsea tak mampu lagi bersaing di bursa transfer pemain. Bagi Mourinho, hanya klub dengan pendapatan besar yang akan mendominasi bursa pemain.
Dengan situasi ini, Mourinho menegaskan bahwa Chelsea saat ini tak lagi menjadi klub pembeli, melainkan klub penjual. Mereka harus menjual banyak pemain untuk mendapatkan satu atau dua pemain bintang, seperti yang dilakukan untuk menggaet Cesc Fabregas dan Diego Costa.
"Kami harus mendapatkan uang utuk bisa belanda. Di tiap bursa transfer, Chelsea selalu menjual pemain," kata Mourinho.
"Pada musim dingin kami menjual Juan Mata. Kemudian kami jual David Luiz dan Romelu Lukaku. Jadi saat ini Chelsea mendapatkan uang lebih besar dari yang dikeluarkan," Mourinho menambahkan.
Dalam kesempatan yang sama, Mourinho menguraikan bahwa aturan FFP yang dibuat UEFA justru menguntungkan klub-klub raksasa.
"Saat UEFA membuat FFP, mereka berusaha semua klub memiliki kesempatan yang sama. Tapi kenyataannya, klub besar yang punya tradisi, klub dengan pendukung banyak di seluruh dunia, klub yang punya pendapatan besar tetap menjadi pembeli besar di bursa transfer," jelas Mourinho.
"Jadi aturan ini menguntungkan klub seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern, Manchester United," kata manajer asal Portugal ini.