Persita Vs PBR

Pertarungan Terakhir Sang Pendekar Cisadane

Minggu, 7 September 2014 15:03 WIB
Penulis: Ratno Prasetyo | Editor: Yusuf Abdillah
 Pemain Persita Christian Carrasco mencoba melewati kawalan pemain Pelita Bandung Raya (PBR) Bambang Pamungkas (jersey no 20) dan Wildansyah (jersey no 22) pada pertandingan penentuan delapan besar di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14). Pemain Persita Handi (jersey no 26) mencoba menghalau serangan pemain PBR Kim Kurniawan (jersey no 23) pada pertandingan penentuan delapan besar di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14). Kim Kurniawan dari PBR (jersey no 23) berhadapan dengan Luis Edmundo (jersey no 3) dari Persita pada pertandingan penentuan delapan besar di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14). Rizky Pellu (jersey no 88) dari PBR mencoba menembus pertahanan Persita yang dikawal oleh Luis Edmundo dan Ronald M pada pertandingan penentuan delapan besar di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14). Pemain PBR Musafri (jersey no 29) berhasil melewati pemain Persita Zikri Akbar (jersey no 29) pada pertandingan penentuan delapan besar di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14). Bambang Pamungkas langsung loncat ke pundak Musafri setelah ia berhasil mencetak gol ke gawang Persita pada pertandingan penentuan delapan besar di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14). Penjaga gawang PBR Denis Romanov dikejar-kejar oleh pendukung fanatik PBR yang memasuki lapangan setelah memastikan PBR menang atas Persita dan lolos pada babak delapan besar di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14). Kim Kurniawan dari PBR melayani permintaan berfoto dari para pendukung PBR setelah berhasil menang atas Persita dan lolos  pada babak delapan besar di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14). Christian Carrasco dari Persita berjalan pelan setelah timnya menelan kekalahan dari PBR pada pertandingan di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14). Kenji Adachihara dari Persita tampak kecewa sekali setelah gol nya dianulir wasit karena dianggap offside pada pertandingan melawan PBR di stadion Singaperbangsa, Jumat (05/09/14). Luis Edmundo melambaikan kedua tangannya kearah pendukung Persita setelah pertandingan antara Persita melawan PBR di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14) selesai. Luis Edmundo memeluk salah seorang suporter Persita yang berlari ke pinggir lapangan untuk memeluknya usai Persita dikalahkan oleh PBR di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14).
1