Nyoman Sujata menegaskan, dirinya tak ingin mencari kesalahan atas kekalahan saat tanding melawan Cilegon United dan Persibat Batang beberapa waktu lalu. Pengakuan itu ia ungkapkan usai melakoni laga babak enam besar Divisi I Liga Indonesia lawan Persera Serang, Banten di Stadion Sultan Agung, Bantul, DIY, kemarin.
"Kami tak mau mencari kambing hitam soal kekalahan itu. Namun, kenyataannya di lapangan pemain depan kami selalu dijerat off side walaupun dalam kondisi bebas," terang pelatih PS Badung itu di Yogyakarta, hari ini.
Memang, usai menjalani laga-laga tersebut tim yang ia besut secara perlahan meraih pengalaman positif lantaran mampu membuat sejumlah peluang gol.
Sayang, lanjutnya, keberuntungan belum berpihak pada skuat asuhannya. Dari total lima laga di babak enam besar PS Badung rupanya cuma mampu melesakkan sepuluh gol dan kemasukan tujuh gol.
Meski mengalami kekalahan Sujata memotivasi para pemain agar cepat melupakan kekalahan itu.
Saat ini, klub bola asal pulau dewata itu tinggal berharap pada ajang play off Piala Nusantara.
Menanggapi peluang tim yang sudah lolos enam besar Divisi I Liga Indonesia bisa berlaga di Divisi Utama. Kini PS Badung masih menunggu kepastian jawaban dari surat permohonan ke Asosiasi PSSI Pusat perihal lolos atau tidaknya klub berjuluk Keris Badung tersebut.