Barcelona Tak Mampu Kontrol Messi dan Neymar

Sabtu, 13 September 2014 05:00 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Johan Cruyff menilai Barcelona gagal mengendalikan sejumlah bintang mereka menjadi kekuatan yang hebat. Ketidakmampuan mengontrol pemain intang dapat berdampak pada tim secara keseluruhan, seperti yang terjadi pada Manchester United saat dilatih David Moyes.

"Saya tidak mengatakan pelatih mereka baik atau buruk, tetapi sangat sulit untuk mengontrol Messi dan Neymar. Jika Anda tidak mengendalikan mereka, maka akan menjadi masalah. Ini hal yang sama dengan David Moyes dan Manchester United.,” ucap mantan legenda Belanda ini yang juga pernah melatih Barcelona, seperti dikutip dari Goal.

Pada bursa transfer musim ini, Barcelona telah menghabiskan 160 juta euro atau Rp 2,4 triliun untuk mendatangkan sejumlah pemain baru yakni, Claudio Bravo, Marc-Andre ter Stegen, Ivan Rakitic, Alen Halilovic, Luis Suarez, Jeremy Mathieu, dan Thomas Vermaelen. 

Tugas utama pelatih, ucap Cruyff, adalah bagaimana memadukan kekuatan yang ada dalam satu tim. “Jika tidak, maka tim  tidak akan bekerja. Hal ini tidak hanya terjadi pada Moyes dengan Man United musim lalu,” ucap ia.

Cruyff menyatakan, tidak mudah untuk mengendalikan para pemain hebat dalam satu tim. Namun Barcelona pernah melakukannya di bawah asuhan Pep Guardiola, termasuk juga saat Cruyff menangani Blaugurana.

"Hal yang paling penting bagi seorang pelatih adalah bahwa dia harus mampu mengatasi kesulitan. Lihatlah Guardiola dan saya sendiri,” jelas ia.