Tugas besar ada di pundak pemain Persib Bandung. Satu hal negatif bisa membuyarkan ambisi mereka menjadi kampiun.
"Penampilan kami harus semakin konsisten. Jalan menuju apa yang kami inginkan (juara) harus dimanfaatkan betul. Ini sudah semakin dekat," kata Djadjang Nurdjaman, pelatih Persib.
Menghadapi Pelita Bandung Raya (PBR) di laga pembuka nanti, pelatih yang akrab disapa Djanur menilai pertandingan akan cukup berat bagi timnya. Terlebih, dua pertemuan terakhir di fase grup, Maung Bandung belum pernah menang.
Tidak hanya itu, pertandingan pertama akan menjadi berat karena anak-anak asuhnya membutuhkan adaptasi usai jeda pertandingan yang cukup lama sebelum bergulirnya babak Delapan Besar.
"Pertandingan perdana setelah jeda satu bulan, pasti ada faktor adaptasi pertandingan. Pelita Bandung Raya relatif utuh, kami tidak ada sembilan orang. Tapi kami akan tetap berjuang dan bekerja keras," ucap Djanur.
Sementara itu Persib juga mendukung rencana PT Liga Indonesia yang akan menerapkan tes doping menjelang babak delapan besar.
"Saya optimistis tim Persib dapat dengan mudah melewati tes tersebut. Sebab, sepengetahuan saya, para pemain tidak pernah berhubungan bahkan menggunakan hal tersebut," tambah Djanur.