Gugatan Persepam Ditolak PT Liga

Sabtu, 13 September 2014 00:11 WIB
Editor: Joko Sedayu
 Copyright:

Persepam Madura harus terdegradasi dari Liga Super Indonesia (ISL) ke Divisi Utama Liga Indonesia musim depan. Persepam harus terdegradasi karena bertengger pada posisi ke-10 dengan hanya raihan 23 poin dari 20 laga.

Sebenarnya raihan poin Persepam sama dengan Persiram Raja Ampat dan Perseru Serui. Keduanya berada di posisi kedelapan dan kesembilan, namun mereka berhak unggul atas Persepam Madura karena unggul head to head.

Namun demi menjaga peluang untuk naik peringkat, Persepam mengajukan protes kepada PT Liga karena Perseru dianggap menggunakan pemain yang tidak sah.

Perseru menurunkan Suday Opoh dan disinyalir sebagai pemain legal karena tidak memiliki ITC (Internacional Transfer Certificate).

Persepam mengajukan protes kepada PT Liga karena dugaan penggelapan pemain. Namun protes tersebut ditanggapi dingin oleh CEO PT Liga Indonesia, Djoko Driyono.

"Tidak ada masalah (protes Persepam). Begitu PT Liga merilis pemain, ya berarti pemain itu sah," ucap Djoko saat ditemui di Senayan.

"Prisnsipnya perlu dijelaskan, sebenarnya yang menjadi pertanyaan itu adalah banyak pemain yang tidak punya ITC. Persepam mungkin lupa pemain yang belum memiliki ITC itu sudah dilegalkan. Mungkin Persepam juga memiliki pemain seperti itu," tandas pria yang kerap disapa Djokdri ini.