Arema Cronus berada di Grup A babak delapan besar ISL, bersama Persipura Jayapura, Semen Padang, dan Persela Lamongan. Dari tiga tim tersebut, Persela Lamongan dan Semen Padang dinilai sebagai tim yang sering menyulitkan tim berjuluk Singo Edan tersebut.
Sementara Persipura saat ini konsentrasinya terpecah antara delapan besar dan AFC Cup."Namun, bukan berarti keberadaan Persipura tidak diperhitungkan, kami harus tetap mewaspadai tim asal Papua ini karena dalam kondisi apapun, tim ini mampu meladeni lawan-lawannya," tegas Suharno.
"Semua tim yang lolos babak delapan besar dan sekarang berada di Grup A adalah tim yang bagus dan tangguh, sehingga jangan sampai meremehkannya. Semua lawan yang dihadapi hadapi harus diwaspadai dan pasti mereka juga terus berbenah untuk menghadapi babak delapan besar ini," kata Suharno, Minggu.
Menyinggung sistem kandang (home) dan tandang (away) yang diterapkan dalam babak delapan besar, Suharno mengatakan tim-tim di Grup A akan saling bertemu, baik kandang maupun tandang. Dan, kalau merunut sejarah, Persela dan Semen Padang sering menyulitkan Arema, terutama ketika Singo Edan melawat ke kandang mereka.
Ia mengakui, baik Persela maupun Semen Padang sering menyulitkan Arema, namun di musim ini kedua tim tersebut berada dalam watu wilayah, sehingga sudah saling mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing.