Kelelahan yang diincar Malmo adalah ketidakbugaran Juventus yang tampil pada akhir pekan lalu di Liga Italia. Melawan Udinese, Juventus harus menjalani partai keras sebelum menang 2-0.
Kondisi Malmo lebih bugar karena punya waktu istirahat lebih banyak dibandingkan Juventus. 13 September 2014, Malmo harus puas bermain dengan skor 3-3 melawan Hacken di Liga Swedia.
“Juventus baru memulai musim dan ini bisa menjadi keuntungan buat kami. Kami melihat Juve bermain dan menyadari mereka agak kelelahan di akhir pertandingan melawan Udinese," kata Pelatih Malmo Age Hareide.
Rencana Malmo untuk mengeksploitasi kelelahan Juventus mendapat pembenaran dari Pelatih Massimiliano Allegri. Allegri mengakui kesiapan pemainnya tidak dalam kondisi terbaik.
“Malmo tim yang jelas lebih unggul dalam hal kondisi fisik karena Liga Swedia dimulai terlebih dahulu,” jelas Allegri menatap pertandingan kandang pertama Juventus di penyisihan grup Liga Champions di Juventus Stadium.
“Mereka tim yang sangat terorganisir, memiliki kekuatan fisik dan kecepatan. Kami harus menghadapi mereka dengan berhati-hati dan mengusung teknik. Kecepatan yang bagus dan pertahanan yang aman juga jadi kunci.”
Untuk Liga Champions musim ini, Allegri menetapkan target realistis klubnya. Allegri menyebut babak perempatfinal sebagai batas terburuk yang harus diraih Nyonya Tua Juventus.
:Juventus adalah klub hebat, tim luar biasa yang harus mengincar untuk menjadi setara dengan klub-klub besar Eropa mencapai perempatfinal,” ujar bekas pria yang pernah melatih AC Milan ini.
“Tidak akan mudah dan kami akan memulainya. Pendekatan di Eropa berbeda dengan Serie A. Pertandingan di Eropa berbeda karena semua tim selalu ingin menang. Tak banyak taktik yang dipakai, lebih banyak kecepatan dan harus bagus membaca permainan lawan.”