Toni Kroos adalah salah satu pemain andalan Joachim Loew saat Jerman merebut trofi Piala Dunia Brasil 2014. Loew telah menyaksikan Kroos berkembang menjadi pemain yang hebata selama bertahun-tahun, di mana dia memanggil Kroos untuk memperkuat timnas Jerman sejak Januari 2010.
"Kroos telah dewasa. Dia berkembang dari seorang pemain muda berbakat menjadi salah satu anggota tak terpisahkan dari tim," kata Loew kepada Kicker.
Sementara di level klub pemain 24 tahun itu telah meraih banyak gelar bergengsi bersama mantan klubnya Bayern Muenchen. Loew memuji karakter yang luar biasa dari Kroos dengan mengungkapkan bahwa anak asuhnya itu tidak pernah merasa gugup dengan seberapa besar pertandingan yang dijalaninya.
"Dia tidak pernah merasa gugup. Jika Anda membutuhkannya, Anda dapat memainkannya di tim mana pun dari satu hari ke hari berikutnya. Saya tidak ragu ia akan sukses dengan Real Madrid," tutup Loew.
Selain membawa Jerman menjuarai Piala Dunia, Kroos juga telah mempersembahkan tiga gelar Bundesliga, tiga DFB Pokal, satu DFB Ligapokal, dua Piala Super Jerman, satu Liga Champions, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Dunia Antarklub.
Sedangkan bersama Madrid, Kroos turut andil saat menjuarai Piala Super Eropa 2014 dengan mengalahkan Sevilla 2-0. Namun Kroos gagal membawa Los Blancos merebut Piala Super Spanyol 2014 setelah kalah agregat 1-2 dari Atletico Madrid.