Pernyataan sikap Platini sebagai respons sekaligus penolakan atas permintaan Badan Sepakbola Dunia (FIFA) agar pejabat yang menerima satu dari 65 jam tangan edisi terbatas Parmigiani Fleurier untuk mengembalikan sebelum 24 Oktober 2014.
FIFA mengancam akan menghukum pejabat yang tidak mengembalikan jam Parmigiani Fleurier dari Konfederasi Sepakbola Brasil dengan dalil melanggar kode etik.
“Saya orang terdidik. Saya tidak akan mengembalikan hadiah,” kata Michel Platini membalas permintaan Badan Sepakbola Dunia atau FIFA.
32 kepala asosiasi sepakbola nasional, 28 anggota Komite Eksekutif FIFA dan lima anggota asosiasi Amerika Latin mendapat jam tangan selama Kongres FIFA di Sao Paulo, Brasil menjelang Piala Dunia, Juni 2014. Kongres tersebut dilanda tuduhan korupsi.
“Saya sangat terkejut dengan pernyataan FIFA. Saya berpikir hal terbaik pasti untuk menghubungi kami dan mengatakan komite etik telah melakukan ini dan itu, mereka tidak senang,” tegas Platini.
“Tapi jika komite etik tidak senang, mereka harus memberitahu kami pada empat bulan yang lalu di Brasil ketika kita menerima jam tangan. Mereka sadar kami menerima jam tangan ini karena semua orang menerimanya.”
Ketua Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) Greg Dyke mengaku menerima salah satu jam tangan. Kamis waktu setempat, Greg mengatakan tidak menyadari nilai dan bermaksud untuk mengembalikannya.
“Badan Sepakbola Brasil seharusnya tidak menawarkan jam itu. Untuk mereka yang menerima tas berupa hadiah dan terdapat jam diharapkan segera mengembalikannya. Jam mewah ini nantinya akan didonasikan kepada badan amal sehubungan dengan kewajiban sosial perusahaan untuk berbagai proyek di Brasil,” demikian pernyataan resmi FIFA.