Carlos Mendoza menyatakan bahwa utang Real Madrid melonjak tajam dari tahun lalu sebesar 541 juta euro, saat ini mencapai 602 juta euro yang berasal dari para kreditur baik bank maupun lembaga keuangan lainnya.
"Total utang Real Madrid pada 30 Juni 2014 adalah 602 juta kepada kreditur. Utang beragam, baik jangka pendek dan jangka panjang," kata Carlos Mendoza seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Pihaknya mengkhawatirkan kondisi utang ini berlarut sehingga sangat membebani keuangan klub, yang justru akan menjadi bumerang bagi raksasa Spanyol itu nantinya.
Sebab, utang Real Madrid tahun ini telah tumbuh 11,3 persen, dari sebelumnya hanya 541 juta dalam satu tahun terakhir.
Utang ini tterdiri dari utang jangka pendek yang harus dilunasi dalam waktu 12 bulan (267 juta euro), dan utang jangka panjang 241 juta euro.
Di satu sisi, pendapatan Real Madrid dalam setahun belakangan memang naik 5 persen menjadi 550 juta euro, termasuk di dalamnya hadiah dari juara Liga Champions musim lalu senilai 60 juta euro.
Dari total belanja, musim transfer kemarin, Los Blancos mengeluarkan dana lebih dari 115 juta Euro untuk pembelian Toni Kroos, James Rodriguez dan Keylor Navas, namun juga mendapat pendapatan 85 juta euro untuk penjualan Xabi Alonso dan Angel Di Maria.
"Tahun lalu utang klub 541 juta euro. Total kenaikkan tahun ini cukup signifikan. Kami khawatir klub tidak bisa melakukan memenuhi komitmen pembayaran utang di masa mendatang,” tutup ia.