Asian Games 2014

Aji Tak Sesali Kegagalan U-23 di Asian Games

Sabtu, 27 September 2014 00:56 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Indonesia harus meninggalkan panggung sepakbola Asian Games 2014 setelah kalah 1-4 dari Korea Utara di babak 16 besar. Kegagalan ini menjadi bukti pandangan selama ini kalau Indonesia belum layak tampil di Asian Games.

Usai kekalahan dari Korea Utara, Pelatih U-23 Aji Santoso memuji Korut tampil lebih bagus dan mendominasi. U-23 kesulitan melepaskan diri dari tekanan pemain lawan.

“Dengan kekalahan melawan Korut tidak perlu disesali karena pemain sudah maksimal. Pemain sudah berjuang sekuat tenaga dan mengeluarkan segala kemampuan. Korut lebih bagus, persiapan mereka lebih matang dan lama. Saya sangat mengapresiasi perjuangan mereka,” kata Aji Santoso.

Melawan Korut, Indonesia dipaksa bermain dengan mengandalkan bola-bola lambung. Aji juga mengakui determinasi Korut membuat U-23 tidak berkutik. Aji menegaskan tidak akan menyalahkan pemain.

Bermain di Ansan Wa Stadium, gawang U-23 sudah jebol tiga gol pada babak pertama lewat aksi Pak Kwangryong, Jo Kwang dan Jong Ingwan. Statistik mencatat U-23 tidak mencipta serangan berbahaya ke gawang Korut.

Skor berubah menjadi 1-3 saat gol semata wayang Indonesia U-23 lahir berkat kontribusi Fandi Eko Utomo. Skor berubah lagi menjadi 4-1 untuk Korut dari gol Ingwan. Kedudukan ini bertahan hingga pertandingan berakhir.

Kekalahan ini membuat Indonesia U-23 gagal memenuhi target mencapai delapan besar yang diberikan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Badan Tim Nasional (BTN).