8 Besar Divisi Utama PSSI 2014

Persis Takluk di Martapura

Rabu, 8 Oktober 2014 18:59 WIB
Kontributor: Benny Raharjo | Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Ambisi Persis Solo menggapai poin di Tanah Kalimantan gagal, setelah dalam laga 8 besar Divisi Utama PSSI 2014 dikandaskan Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Rabu petang tadi.

Tim kebanggaan Wong Solo itu mampu mengimbangi tuan rumah hingga jelang laga berakhir. Namun, tiga menit jelang waktu normal pungkas, penalti pemain Martapura FC, Brima Pepito, menggagalkan ambisi Persis mencuri poin. 

Manajer Persis, Totok Supriyanto, saat dihubungi INDOSPORT seusai pertandingan menegaskan kegagalan timnya akibat kinerja wasit yang kurang fairplay. Menurut dia, penalti Martapura FC jelas terlihat wujud frustrasi wasit mencari kelengahan Persis.
 
“Sebenarnya permainan anak-anak cukup bagus, bermain seusai dengan arahan pelatih dengan tidak melakukan benturan-benturan. Namun, saat terjadi benturan sedikit di kotak penalti kami, justru wasit langsung memberikan penalti,” urai Totok.
 
Manajemen Persis bingung harus melakukan apa. menurut Totok, saat Persis bermain kandang maupun tandang, Laskar Sambernyawa selalu dikerjai wasit.
 
“Kalau mau lapor lagi saya rasa percuma. Mungkin ke depan kami akan lebih fokus pada laga sisa saja. Target memburu 10 poin saya rasa masih bisa kami dapatkan,” tegas Totok. “Yang jelas saya sangat mengapresiasi permainan anak-anak.”
 
Pelatih Persis, Widyantoro, mengungkapkan hal senada. Dia mengaku kasihan dengan anak asuhnya. Menurut pria asal Magelang itu, Ferry Anto dan kawan-kawan sudah bekerja keras, namun hasilnya ditentukan keputusan wasit yang kurang mencerminkan fairplay.