Kualifikasi Piala Eropa 2016 kembali bergulir pada pekan ini. Salah satu partai di penyisihan grup E akan berlangsung saat Inggris menjamu San Marino di Stadion Wembley, London, Inggris.
Usai menyelesaikan satu pertandingan, Inggris memimpin grup dengan nilai 3, sama seperti perolehan nilai Lithuania dan Estonia. Slovenia, San Marino dan Swiss belum punya angka karena kalah dari partai sebelumnya.
Kemenangan atas San Marino akan memantapkan posisi Inggris sebagai penguasa grup. Wayne Rooney sebagai kapten dan penyerang sangat berkepentingan untuk memberi kemenangan.
Selain untuk tim, Rooney tak menutupi target dan ambisi menjadi sejarah terbaru dalam daftar pencetak gol terbanyak bagi Inggris. Rooney sedang memburu catatan Jimmy Greaves, Gary Lineker dan Sir Bobby Charlton.
Rooney sudah menyumbang 41 gol dari 97 pertandingan berseragam Inggris. Dalam usia 28 tahun, Rooney sangat berpeluang melewati catatan Greaves, Lineker dan Charlton. Rooney hanya tertinggal 3 gol dari Greaves, 7 gol dari Lineker dan 8 gol dari Charton.
“Saya tak hanya fokus mengejar rekor tersebut. Yang paling penting bermain baik dan membawa Inggris menang. Jika saya bisa mencetak gol, maka itu hal bagus. Sekali lagi, yang penting adalah main bagus dan menang," kata Wayne Rooney.
Bila gagal menjebol gawang San Marino, Rooney masih punya peluang di delapan partai kualifikasi Piala Eropa 2016. Rooney yang diperkirakan tetap menjadi andalan lini depan Inggris hingga tahun depan masih punya menambah gol ke gawang Estonia, Slovenia, Lithuania, Slovenia, Swiss, Estonia dan Lithuania.
"Keinginan itu ada. Saya tak menampik. Rekor Jimmy Greaves sangat dekat. Jika bisa, saya ingin melampaui pekan ini, beberapa pekan mendatang, beberapa bulan mendatang, maka itu akan hebat," tegas kapten Manchester United ini.