Hujan tak mampu mengubur kerinduan pendukung setia Chelsea untuk bertatap mata langsung dengan John Terry, Kamis waktu London, Inggris. Hal ini terlihat saat Terry menyempatkan diri bersua langsung dengan beberapa penggemar.

Tak hanya bertemu, dalam momen tersebut, Terry tak lupa membubuhkan tanda tangan sebagai kenang-kenangan. Seperti terlihat di Chelsea Store di 61 Clarence Street, Town Centre Kingston Upon Thames Kingston, London, Inggris.
Mengapresiasi kehangatan dan kebersamaan pendukung, John Terry sampai berkomentar di Instagram. Pemain berusia 33 tahun ini berterima kasih atas kesetiaan suporter.

“Terima kasih kepada semua orang yang datang ke toko Chelsea di Kingston, hari ini. Benar-benar menakjubkan. Saya sangat berterima kasih kepada Anda semua atas dukungan Anda,” seperti termuat dalam Instagram milik John Terry.
Dalam usia 33 tahun, Terry tetap menjadi pilihan utama di Chelsea. Kepergian Frank Lampard membuat Terry menjadi pemain senior paling loyal di Chelsea. Tentu saja selain Didier Drogba yang kembali ke Chelsea setelah sempat berkelana di China dan Turki.
Terry bukan produk asli Chelsea. Bekas kapten Inggris ini berlatih sepakbola saat junior di West Ham United sepanjang empat tahun (1991-1995). Tiga tahun pula yang dihabiskan pemain bernama lengkap John George Terry ini di tim junior Chelsea.
Kiprah perdana Terry di Chelsea terjadi pada 28 Oktober 1998 saat menjadi pemain penggati ketika melawan Aston Villa di ajang Piala Liga Inggris. Aksi pertama bersama tim senior terwujud saat Chelsea menang 2-0 atas Oldham Athletic di Piala FA 1998.
Peningkatan permainan, kekuatan, visi dan kepemimpinan selama dipinjamkan di Nottingham Forest pada tahun 2000, Terry kembali ke Chelsea dan sukses menembus tim inti.
Sejak menjadi bagian inti pasukan Chelsea, Terry yang pernah menghamili pacar rekan setim sudah memperkuat Chelsea dalam 424 pertandingan dan mencetak 34 gol.