Sebelumnya pengelola Liga Spanyol (LFP) menyatakan Barcelona tidak bersalah dan tidak melakukan pelanggaran dalam proses perekrutan Neymar dari Santos, 24 Mei 2013.
Barcelona mengakui mungkin telah membuat kesalahan perhitungan pajak di beberapa kontrak yang ditandatangani perusahaan milik ayah Neymar. Secara resmi, Barcelona mengumumkan biaya merebut Neymar dari Santos hanya 40 juta Euro atau sekitar Rp618,98 miliar. Belakangan yang beredar harga Neymar diperkirakan mencapai 90 juta Euro.
La Vanguardia, media di Spanyol, memberitakan pengacara Cristobal Martell menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah bahwa terdapat kesalahan pajak saat penandatanganan kontrak Neymar dengan Barcelona.
Kesalahan ini dapat ditemukan dalam sponsorship dan panduan kontrak dua perusahaan ayah Neymar dengan Barcelona. Kesalahan akan ditemukan dalam pembayaran pertama kepada dua perusahaan tersebut dengan jumlah total sebesar 1,2 juta Euro atau sekitar Rp18,569 miliar.
Kontrak menyebutkan 4 juta Euro dan dan 2 juta Euro untuk lima musim. Pembayaran pertama untuk setiap kontrak adalah 800.000 Euro dan 400.000 Euro. Pembayaran pajak harus disertai dua jumlah tersebut, tapi Barcelona tidak menyebutkan dalam kontrak.
Martell mengatakan Barcelona tidak mencantumkan pembayaran tersebut karena penasihat hukum tidak memberi tahu yang seharusnya dilakukan. Barcelona bersikukuh tidak ada kesalahan perhitungan pajak dalam transfer 40 juta Euro dengan alasan perjanjian menganut hukum yang berlaku di Brasil, negara asal Neymar.