Mitra Kukar dan PBR memulai laga dengan tempo cepat. Kedua tim saling jual-beli serangan, hanya saja tidak ada kesempatan yang benar-benar memberi ancaman berarti.
Di penghujung babak pertama, Erick Weeks berhasil memanfaatkan kesempatan tendangan bebas menjadi gol. Pemain asal Liberia itu melepas tendangan menyusur tanah yang tak bisa dijangkau oleh kiper PBR Denis Romanov.
Memulai babak kedua, permainan masih berlangsung dengan tempo yang sama. Naga Mekes Mitra Kukar yang sudah unggul satu gol masih menerapkan permainan menyerang dengan memanfaatkan kecepatan yang dimiliki pemain sayap.
Herman Dzumafo Epandi mendapat kesempatan emas untuk menambah keunggulan Naga Mekes pada menit ke-67. Sayang kesempatan itu mampu dimentahkan oleh Romanov.
Anak asuh Dejan Antonic bermain lebih menekan di 15 menit terakhir ke wilayah Mitra Kukar. PBR hampir menyamai kedudukan melalui tendangan keras David Laly pada menit ke-79. Beruntung kiper Dian Agus yang bermain gemilang mampu menepis bola hingga gawang Mitra Kukar masih aman dari gol.
Skor 1-0 bertahan hingga laga usai. Dengan tambahan tiga poin, Mitra Kukar menempati peringkat dua grup L dengan empat poin dari tiga pertandingan. Mitra Kukar menggusur Persebaya Surabaya yang di laga sebelumnya ditahan Persib Bandung dengan skor 1-1 di Surabaya.
Susunan pemain:
Mitra Kukar: Dian Agus; Zulkifli, Dedy Gusmawan, Lobo, Diego, Bima Sakti, Maitimo, Erick Weeks, Zulham Zamrun, Anindito (Hendra 87'), Herman Dzumafo.
PBR: Romanov; Nicolic, Hermawan, Wildansyah (Rifan 81'), Dias Angga, Kim, Rizky Pellu, Faturohman (Agus Indra 75'), David Laly, Musyafri (Wawan 63'), Bambang Pamungkas.