Lionel Messi dan gol seperti sudah seperti satu napas. Messi dan gol seperti sudah menjadi satu kesatuan yang ikut satu sama lain. Semua bermula dari 16 Oktober 2004.
Pelatih Barcelona saat itu, Frank Rijkaard memanggil empat pemain Barcelona B masuk dalam skuad dalam laga Derby Catalan kontra Espanyol. Salah satu pemain muda itu adalah Lionel Messi.
Ketika laga tesisa delapan menit, Messi yang mengenakan kostum nomor 30 masuk ke lapangan, menggantikan Deco. Kala itu, Messi berusia 17 tahun, 3 bulan, dan 22 hari.

Messi membutuhkan waktu tujuh bulan lebih setelah debut untuk mencetak gol perdananya bersama Blaugrana. Gol pertama Messi datang pada 1 Mei 2014 saat Barca menjamu Albacete di Camp Nou. Gol yang membuka keran gol dari seorang Messi. Kini, penggila sepakbola di seluruh dunia sudah akrab dengan aksi Messi menunjuk langit setelah mencetak gol.
Ya, menunjuk langit merupakan selebrasi gol yang selalu dilakukan Messi. Selebrasi yang dialamatkan Messi kepada sang nenek tercinta, Celia, fans nomor satu Messi.
"Saya melakukan karena saya mendedikasikan gol kepada nenek. Dia yang membawa saya pada sepakbola. Beliau tak bisa melihat seberapa jauh perjalanan saya. Meski begitu, beliau terus membantu saya," kata Messi.
Mendiang nenek memang memiliki porsi besar dalam perjalanan karier Messi. Tanpa campur tangan sang nenek yang wafat 1998 silam, dunia sepakbola tak akan memiliki pemain seajaib Messi.
Bagi Messi, sang nenek adalah talent scout paling jeli sedunia. Nenek Celia yang pertama kali melihat dan menyadari betapa besar talenta Messi.
Berawal dari sebuah bola yang dibelikannya kepada sang cucu saat berusia tiga tahun. Nenek Celia membeli bola karena sebelumnya sang cucu senang menendang-nendang benda apa saja yang berbentuk bulat.
Nenek Celia pula yang meminta ibunda Messi (juga bernama Celia) untuk membiarkan Messi bermain sepakbola. Nenek yakin, sepakbola tak akan menyakiti cucunya.
Sang nenek pula yang meminta Salvador Aparicio, pelatih yang juga kenalan keluarga Messi, melihat lebih jauh bakat Messi. Kebetulan saat itu Aparicio sedang mencari pemain untuk timnya yang akan ikut turnamen sepakbola anak-anak. Aparicio adalah pelatih dari kedua kakak Messi, Rodrigo dan Matias.
Aparicio terpincut dan meminta izin kepada ibu Messi agar anaknya masuk ke dalam tim. Awalnya sang bunda menolak karena secara fisik Messi jauh lebih kecil dari anak seumurannya. Di sinilah sang nenek kembali berperan dan sukses meyakinkan jika sepakbola tak akan membahayakan Messi.
Selain itu, untuk lebih menenangkan sang ibu, Aparicio mengatakan akan menempatkan Messi di sayap kanan. Alasannya, agar dekat dengan tempat ibunya menonton. Dan, keputusan sang bunda untuk melepas Messi berbuah manis. “Anak itu bermain seperti telah memainkan bola sepanjang hidupnya,” kata Aparicio mengenang.
“Tanpa nenek, saya tak akan bisa mulai bermain sejak dini,” kata Messi yang hingga kini selalu mengenang momen tersebut.
Saat berusia 10 tahun, tinggi badan Messi hanya 125cm atau 10cm lebih pendek dari rata-rata. Lambatnya perkembangan tubuh Messi membuat keluarga berkonsultasi dengan dokter Diego Scharstein. Messi didiagnosis Growth Hormone Deficiency (GH) parsial atau kekurangan horman pertumbuhan.
Nyaris setahun Messi menjalani berbagai tes untuk mengetahui obat terampuh. Messi akhirnya diharuskan menyuntikan hormon setiap harinya.
Sang ayah memutuskan untuk mencari klub yang mau membiayai pengobatan Messi. Tak satu pun yang bersedia, termasuk River Plate yang awalnya sangat tertarik pada talenta Messi.
Keberuntungan rupanya tak lari dari Messi. Josep Maria Minguella, agen pencari bakat bagi Barcelona datang ke Argentina. Rupanya kabar tentang bocah ajaib sudah menyeberang lautan. “Saya tak terbiasa mencari pemain yang terlalu muda bagi Barca. Namun dua kolega saya di Argentina memaksa untuk menengok. Mereka bilang ada seorang calon pemain fenomenal,” ujar Minguella.
Kini, Messi yang tiba di barca saat berusia 13 tahun itu sudah satu dekade membela Barcelona. Rekor demi rekor dia ukir. Sepuluh tahun berkostum Barcelona, akhir pekan nanti, saat Barcelona menjamu Elbar, La Pulga, berpeluang megukir catatan emas. Jika mencetak satu gol, Messi akan menambah koleksi golnya di Cam Nou menjadi 200.
Jika mencetak satu gol, Messi juga akan menambah pundi golnya di La Liga bersama Barcelona menjadi 250. Jika Messi membawa Barcelona meraih tiga poin, itu akan menjadi kemenangan ke-300 Messi bersama Barcelona di semua ajang kompetisi.
Messi adalah bintang besar dunia yang memiliki daya sihir. Aksi-aksinya membuat sepakbola lebih berwarna. Jalan baginya masih amat panjang. Gol demi gol pun masih akan disajikannya. Penggila sepakbola pun akan masih melihat ritual menunjuk langit, demi Celia, nenek terkasih.