Sriwijaya U-21 1-1 Persipura U-21

Rusuh Warnai Laga Skuad Muda Elang Andalas

Jumat, 17 Oktober 2014 01:28 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor: Adrian Syahalam
 Copyright:

Ketidaksuportifan itu dilakukan jajaran pelatih serta jajaran ofisial tim Sriwijaya U-21 yang terjadi tepat di menit ke-106.
 
Saat itu, salah satu punggawa Sriwijaya FC dilanggar salah satu pemain Persipura. Dengan kejadian tersebut protes keras dilakukan jajaran pelatih beserta ofisial tim Sriwijaya FC. Padahal kedua kesebelasan selama jalannya laga mampu bersikap fairplay dengan menghindari keributan.
 
Malah sebaliknya keributan terjadi di bangku pemain cadangan yang diisi jajaran pelatih, ofisial hingga manajer tim. Bahkan, ketidaksuportifan Sriwijaya FC diawali ulah pelatih kepala, Andi Susanto.
 
Andi langsung menghampiri asisten wasit yang tengah berdiri di pinggir lapangan. Hingga terlihat mendorong wasit tersebut. Lalu protes keras dilakukan para ofisial lainnya termasuk sang manajer tim, Augie Benyamin.
 
Pertandingan sempat terhenti beberapa menit. Kerasnya protes yang dilakukan, memaksa wasit pertandingan mengusir salah satu ofisial Sriwijaya FC. Namun keributan tersebut dapat diantisipasi baik pihak keamanan. Pertandingan kembali berjalan tepat di menit ke-108.
 
Pelatih Sriwijaya FC U-21, Andi Susanto mengatakan aksi protes dengan dorongan yang dilakukannya kepada asisten wasit pertandingan bukanlah hal yang disengaja.
 
"Sebenarnya saya tidak maksud mendorong, hanya mengingatkan setelah pemain kami dilanggar. Tapi wasit tidak memberikan kartu kuning. Ini saya tunjukkan agar sepakbola berjalan dengan baik," katanya.
 
Akan tetapi, jika hal tersebut mencoreng nilai fairplay dalam persepakbolaan, maka pihaknya memohon maaf sebesar-besarnya.
 
"Jadi saya tidak bermaksud mendorong, saya mengatakan 'plis dapatkan hukuman untuk pemain yang mendorong'. Kalau sekiranya dianggap mendorong itu mohon maaf," tegas ia.