Partai Sriwijaya asal Sumatera Selatan kontra Semen Padang dari Sumatera Barat dalam duel pamungkas Liga Super U-21 direncanakan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (18/10/14).
Secara head to head, kekuatan kedua tim berimbang karena belum pernah mengalami kekalahan ataupun kemenangan setelah mengalami hasil imbang dalam dua kali pertemuan di penyisihan lalu.
Di babak semifinal, Sriwijaya lolos ke babak final usai melewati adu penalti setelah 120 menit pertandingan hanya menghasilkan skor 1-1 kala menghadapi Persipura. Semen Padang ke final usai menumbangkan Mitra Kukar dengan skor akhir 2-0 melalui dua gol Hendra A Bayaw.
Asisten Manajer Sriwijaya Bambang Suprianto mengaku telah menginstruksikan seluruh anak asuhnya untuk tampil fight menghadapi Semen Padang guna target untuk mempertahankan gelar juara dapat kembali diraih.
"Kita targetnya mempertahankan gelar. Segala upaya telah kita lakukan agar gelar juara yang telah kita dapatkan pada 2013 bisa kembali didapatkan. Pemain juga sudah siap untuk mengalahkan Semen Padang,” kata Bambang saat jumpa pers di Hotel Topas, Bandung, Sabtu (18/10/14).
Target yang sama keluar dari Semen Padang. Pelatih Delfi Adri mengatakan seluruh anak asuhnya memiliki kekuatan penuh dalam merebut tahta juara U-21.
“Kita dari 2010 dan 2011 berhasil masuk final. Kita sekarang masuk final lagi. Tentu anak-anak ingin mencatatkan sejarah. Kita ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat Sumatera Barat. Mudah-mudahan gelar juara bisa kita dapatkan," harap Adri.
Di final nanti, Semen Padang tidak dapat menurunkan penyerang Hanafi Azis akibat akumulasi kartu kuning. Adri memastikan pemain pengganti untuk Hanafi sudah ditentukan, “Kita punya pemain pengganti. Tidak masalah tidak ada Hanafi Azis di final karena semua pemain yang kita bawa siap tempur.”
Soal Hendra yang selama ini menjadi pemain penting keberhasilan Semen Padang menembus babak final, Adri belum dapat memastikannya.
“Bayaw memang tengah dibutuhkan tim senior untuk persiapan menghadapi Persela Lamongan. Tapi semua kemungkinan bisa terjadi besok, apakah dimainkan atau tidaknya," tegas Adri.