Usai Adu Jotos, Ruben Minta Maaf

Selasa, 21 Oktober 2014 21:49 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Ruben Karel Sanadi terlihat jelas adu fisik dengan pemain Arema, Dendy Santoso, saat Persipura menang 2-1 atas Arema dalam lanjutan 8 besar ISL 2014.

"Saya pribadi minta maaf kepada tim Persipura, kepada Arema dan kepada Dendy Santoso atas insiden yang terjadi tadi," kata Ruben.

Mantan pemain Pelita Jaya Purwakarta itu mengatakan, adu jotos itu tidak perlu terjadi jika ia dan Dendy Santoso tidak terbawa emosi dalam laga tersebut.

"Yang tadi (insiden adu jotos) itu tidak bagus buat saya dan Persipura karena bisa mempunyai dampak ke depan. Insiden itu sudah pasti akan dilihat dalam video rekaman yang sebenarnya terjadi seperti apa," kata ia.

Ruben yang baru menikah pada bulan lalu itu mengatakan bahwa sepak bola merupakan tempatnya mencari nafkah sehingga insiden tersebut secepatnya harus diklarifikasi agar tidak bermasalah di kemudian hari.

"Sepakbola merupakan tempat saya mencari uang. Saya minta maaf kepada Arema dan Dendy Santoso, rekan-rekan pers bisa bantu untuk menyampaikan hal ini. Dan jika bertemu Dendy juga saya akan langsung meminta maaf," kata ia.

Pemain bernomor punggung 14 itu juga mengaku siap menerima konsukuensi dari manajemen Persipura dan Komisi Disiplin BLI atas sikapnya pada laga yang berkesudahan untuk kemenangan timnya.

"Saya siap menerima sanksi yang akan diberikan oleh pihak yang berkompeten. Itu saja saya ingin sampaikan hal ini, saya hanya ingin bersikap sportif dan meminta maaf lewat media, ini jadi pelajaran buat saya pribadi," tegas ia.

Ruben juga berharap agar insan sepakbola Tanah Air, khususnya suporter Persipura dan masyarakat Kota Jayapura bisa memaafkan insiden yang terjadi pada laga tersebut.

Pada laga yang berakhir untuk kemenangan Mutiara Hitam dengan skor 2-1, terjadi insiden memalukan di menit ke-83, dimana Dendy Santoso yang baru bermain beberapa menit terlibat adu jotos dengan pemain sayap kiri Persipura Ruben Sanadi.

Insiden ini kemudian menjadi pemicu sejumlah pemain kedua tim bersitegang, bahkan penonton Persipura melakukan aksi tidak terpuji dengan melemparkan bekas botol air mineral ke dalam lapangan.

Dengan adanya aksi ini secara otomatis laga tersebut sempat berhenti belasan menit lamanya, namun panitia penyelenggara pertandingan Persipura dan aparat kepolisian bergerak cepat untuk menghentikan insiden tersebut.

Dendy Santoso dan Ruben Sanadi oleh wasit Najamudin Aspiran asal Balikpapan akhirnya dihadiahkan kartu merah.