Mental Pemain Arema Tak Terpengaruh Kekalahan

Rabu, 22 Oktober 2014 22:54 WIB
Editor: Raditya Adi Nugraha
 Copyright:

Pada laga keempat di Grup K, Arema tak hanya mengalami kekalahan setelah Robertino Pugliara melepaskan tembakan yang mengarah ke sisi kanan gawang Kurnia Meiga Hermansyah. Skor 2-1 untuk kemenangan Persipura hingga bubaran.

Namun, yang lebih memberikan tekanan adalah intimidasi yang dilakukan penonton dengan melempar botol dan benda-benda lainnya ke arah pemain Arema. Bahkan dalam pertandingan itu, penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga dicekik dan dipukul oleh official Mutiara Hitam.

Tim Singo Edan baru saja melalui pertandingan yang sangat berat, Pelatih Suharno Arema Cronus Suharno memastikan mental pemain tak begitu terpengaruh alias tak sampai merosot tajam.

Meski diakuinya, pemain perlu untuk dimotivasi supaya mental pemain kembali bangkit saat berhadapan dengan Persela Lamongan  di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang 25 Oktober nanti.

"Perlu dimotivasi dulu setelah melakukan pertandingan super berat dan brutal," ucapnya.

Sementara General Manajer Arema, Ruddy Widodo mengaku tim pelatih sudah punya solusi untuk  mempersiapkan mental pemain agar tidak terpengaruh saat menghadapi Persela. "Mental pemain gak ada masalah," akunya.

Intinya, kekalahan dari Persipura bisa dipetik pelajaran bagi para pemain Arema. "Iya kita minta para pemain harus segera melupakan kekalahan dari Persipura," sambung pengusaha travel ini.

Ruddy cukup yakin, para penggawa Singo Edan akan bangkit di sisa laga putaran kedua babak 8 besar Indonesia Super League 2014.

Pasalnya, bagi Arema dua laga sisa, menjamu Persela dan menantang Semen Padang sangat penting.

Ruddy menambahkan, pertandingan melawan Persela lebih penting, lantaran menentukan kelanjutan kiprah tim kebanggaan Aremania ini di fase selanjutnya. "Kita fokus tanggal 25 melawan Persela," tandas ia.