Tim pelatih Arema Cronus mulai mengalihkan perhatian skuad andalannya, menyusul kekalahan 1-2 dari Persipura Jayapura, Selasa (21/10/14) lalu. Dua laga tersisa 8 Besar ISL 2014 melawan Persela Lamongan dan Semen Padang jadi bidikan berikutnya. "Kekalahan dari Persipura kami jadikan evaluasi," tegas Suharno, Kamis (23/10/14).
Singo Edan kembali turun di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (25/10/14). "Semoga kami bisa tampil maksimal lawan Persela," tandas Suharno lagi.
Pelatih asal Klaten, Jawa Tengah itu mengatakan, laga terakhir 8 Besar ISL 2014 Arema dengan menantang Semen Padang di Stadion H Agus Salim pada 29 Oktober, merupakan penentuan lolos tidaknya Arema ke semifinal.
Suharno menegaskan, poin penuh jadi harga mutlak bagi Arema dalam dua laga tersisa tersebut. "Kemenangan adalah target kami dalam dua laga tersisa nanti," tandas pria berusia 55 tahun itu.
Di Grup K, Arema berstatus sementara sebagai runner-up dengan koleksi tujuh poin, di bawah Semen Padang. Di bawah kedua tim bertengger Persipura (enam angka) dan Persela (satu poin).