Roy Keane Sebut MU Klub Mafia

Jumat, 24 Oktober 2014 10:36 WIB
Editor: Joko Sedayu
 Copyright:

Ternyata banyak komentar kontroversial yang dituangkan Roy Keane dalam buku otobiografi miliknya, The Second Half. Setelah mengkritisi kepemimpinan mantan pelatih Sir Alex Ferguson, kali ini ini Keane menyebut bahwa MU adalah tim gerombolan mafia.

"Ketika saya melihat MU hanyalah tim yang isinya propaganda, banyak omong kosong, banyak mantan pemain yang saat ini bekerja untuk klub, mereka sengaja dikontrak untuk pencitraan," ungkap Keane seperti dikutip dari Independent.

"Itulah mengapa saya keluar dari MU. (Namun) jangan salah paham, mereka semua orang yang pantas, (akan tetapi) situasi tersebut seperti sarang mafia. Orang-orang hanya bilang: 'Wow ini Man United!' Ini seperti Disneyland - Man United Land, dengan Mickey Mouse sialan yang ada di mana-mana," sambung Keane.

Selain itu Keane juga mengkritik legenda MU, Paddy Crerand, yang turut andil saat menjuarai Piala Eropa (saat ini Liga Champions) pada musim 1967-1968. Crerand kini bekerja untuk MUTV.

"Orang-orang terpengaruh oleh Paddy Crerand. Paddy masih menganggap kita berada di zaman 1960-an! MU pernah kalah 5-0: "Ah, kau tahu, mereka tetap tim hebat." Paddy, ayolah, jangan berlebihan. "Tidak, tidak, United memang tim hebat." Oh tidak! Mengapa kau mengatakan itu?" ujar Keane.

589