Misi berat menggelayuti Persis Solo dalam lanjutan laga 8 besar Divisi Utama PSSI 2014. Demi memelihara peluang lolos ke semifinal, Laskar Sambernyawa bertekad meraih kemenangan atas Pusamania Borneo FC dalam pertandingan di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (26/10/14).
Peluang Persis Solo lolos ke semifinal 8 Besar Divisi Utama PSSI 2014 memang belum tertutup, namun tim kebanggaan Wong Solo itu butuh mukjizat untuk memenuhi ambisi tersebut.
Minimal, Persis harus meraih kemenangan dalam laga jamuan Pusamania Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu besok.
Pelatih Persis, Widyantoro, menegaskan keengganan timnya menyerah selama peluang masih terbuka.
Dan perjuangan Persis makin keras, setelah dalam laga Grup P besok tak bisa diperkuat enam pemain andalan, di antaranya Sabani, Liswanto, dan Yanuar Ruspuspito yang dibelit cedera. Tiga pemain lain --Bayu Nugraha, Hendri Aprilianto, dan Andrid Wibawa-- terkena sanksi akumulasi kartu.
“Apa pun keadaan kami sekarang ini dan selama masih ada waktu untuk berjuang, kami tak akan menyerah. Jika kami berhasil menang di kandang Pusamania dan Martapura menang di kandang PSCS, tentu kami dan Martapura yang akan lolos. Saya rasa masih ada jalan,” urai Wiwid, sapaan Widyantoro, kepada INDOSPORT, Jumat (24/10/14).
Mantan nakhoda PPSM Magelang itu sudah menyiapkan beberapa pemain muda, seperti Dedi Cahyono, Yunet HW, Agung Budi Prasetyo dan Very Rusgiantoro. Mereka akan diplot menggantikan para pemain andalan yang absen.
Secara khusus Wiwid memuji salah satu pemain mudanya, Dedi Cahyono. Dalam setiap laga, Dedi sudah diberikan kepercayaan menjadi jenderal lapangan tengah Persis. Dia selalu tampil bagus dan spartan. Sebagai bukti, Dedy telah menyumbang tiga gol bagi Laskar Sambernyawa.
“Ini pertandingan terakhir, saya sudah instruksikan kepada anak-anak untuk tetap enjoy dalam bermain dan jangan sampai terbebani, karena faktor ingin menang. Selama anak-anak bisa bermain enjoy, bukan tak mungkin raihan tiga poin bakal kami dapatkan,” papar Widyantoro.