Saat ini pihak Indian Super League (ISL) tengah menyelidiki tuduhan mantan gelandang Arsenal tersebut.
Pires yang kini bermain untuk FC Goa, mengaku dipukul di lorong saat jeda turun minum.
"Kedua tim telah menuliskan laporannya kepada pihak ISL dan akan diteruskan kepada petugas yang berwenang," kata juru bicara ISL via Reuters.
Sementara itu Zico yang kini menangani FC Goa mengatakan insiden itu sebagai hal yang memalukan.
"Pires mengatakan bahwa wajahnya dipukul oleh pelatih Atletico dan hal itu sangatlah memalukan. Saya katakan pada anda apa yang pemain saya ceritakan," kata Zico.
"Meski saya tak melihat dengan mata sendiri tapi saya pikir Pires tak akan berbohong," tambah dia.
Sementara itu salah satu pemilik Kolkata, Utsav Parekh mengatakan bahwa cuplikan insiden video pemukulan itu akan menjadi alat bukti untuk mencari kebenaran.
"Mereka memiliki cuplikan CCTV dan tak akan sulit untuk mencari bukti dari rekaman tersebut," kata Utsav.
Kolkata saat ini berada di puncak klasemen ISL setelah memenangi tiga dari empat laga.
Sementara Goa yang kalah 1-2 dari Kolkata berada di posisi enam. Hanya empat tim yang bisa masuk babak play-off.