Kasus Sepakbola Gajah

Komdis Bekukan Sementara Divisi Utama

Selasa, 28 Oktober 2014 23:31 WIB
Editor:
© Stefanus Sastrohandojo/INDOSPORT
Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan (kiri), saat melakukan investigasi di Yogyakata, Selasa (14/10/14), terkait tindak kekerasan kelompok suporter Sleman terhadap kelompok suporter PSCS Cilacap. Copyright: © Stefanus Sastrohandojo/INDOSPORT
Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan (kiri), saat melakukan investigasi di Yogyakata, Selasa (14/10/14), terkait tindak kekerasan kelompok suporter Sleman terhadap kelompok suporter PSCS Cilacap.

Laga memalukan terjadi dalam lanjutan babak 8 besar Divisi Utama Liga Indonesia. Pertandingan antara PSS Sleman Vs PSIS Semarang ini mencederai nilai fair play.

Sebab dalam pertandingan yang dimenangi PSS dengan skor 3-2 ini kedua tim sengaja mengalah dengan mencetak gol bunuh diri ke gawang masing-masing 

Atas kejadian memalukan ini, Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca Panjaitan akhirnya mengambil keputusan. Berkaca dengan kejadian ini maka Komdis meminta Liga untuk menunda partai semifinal dan final Divisi Utama Liga indonesia.

"Oleh karena itu komdis meminta liga Indonesia menunda partai semifinal dan final Divisi Utama," ucap Hinca selepas Sidang Komdis di kantor PSSI, Senayan, Jakarta.

Hinca menambahkan bahwa dia meminta waktu setidaknya dua minggu untuk melakukan investigasi lebih lanjut terkait kasus ini. Hal ini semata-mata untuk menyelesaikan hingga tuntas kasus ini.

"Kami meminta waktu dua minggu untuk menginvestigasi kasus ini. Sehingga nantinya bila ada tim yang lolos ke Indonesia Super League benar-benar bersih dari kasus," tandas ia.