ISL 2014

Gaji Telat Penyebab Merosotnya Persela

Kamis, 30 Oktober 2014 23:35 WIB
Kontributor: Fajar Kristanto | Editor:
 Copyright:

Persela melakoni tiga laga putaran kedua babak delapan besar dengan kekalahan. Parahnya, dua dari tiga kekalahan tersebut terjadi di kandang sendiri, Stadion Surajaya. Mereka kalah 1-2 dari Semen Padang, Selasa (21/10/14), dan kalah telak 1-4 dari juara bertahan Persipura Jayapura, Rabu (29/10/14) lalu.

Diungkapkan sumber internal Persela, sebenarnya para pemain hanya dikontrak hingga Agustus 2014 saja, sesuai dengan target masuk papan atas babak reguler. Namun, pada perjalanannya, skuad Laskar Joko Tingkir justru mampu melaju hingga babak delapan besar.

"Saat itu, manajemen Persela memutuskan menggaji pemain selama tiga bulan. Namun ketika sudah berjalan hingga putaran kedua babak delapan besar, gaji pemain malah tersendat," tutur sumber tersebut kepada INDOSPORT, Kamis (30/10/14).

"Fighting spirit pemain menurun karena gaji telat 2,5 bulan. Akibatnya, penampilan pemain di lapangan melempem," beber sumber yang mewanti-wanti agar namanya tidak disebutkan itu.

Sementara itu, Manajer Persela Yunan Achmadi menyatakan manajemen tetap bersikap profesional dan pasti akan menyelesaikan gaji pemain. "Harusnya sejak awal ini (keluhan gaji terlambat) dibahas," ujarnya, ketika dikonfirmasi terpisah.

Dia menjelaskan jika kucuran dana untuk pembayaran gaji harus dilakukan secara bertahap. Yunan berjanji tunggakan gaji akan beres sebelum kompetisi ISL 2014 berakhir. "Proses pembayaran gaji selama ini sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu. Ya, sebelum kompetisi berakhir November ini," jelasnya.