Laga panas bertajuk Klassiker akan tersaji di Allianz Arena saat Bayern Muenchen menjamu Borussia Dortmund akhir pekan ini. Namun, tak sedikit yang ragu Dortmund bisa menandingi keperkasaan tuan rumah. Terlebih Dortmund baru menelan empat kekalahan beruntun.
Pada dua musim lalu, Dortmund menjadi runner-up Bundesliga di bawah Bayern. Namun, tensi persaingan berbeda kali ini dengan berbedanya performa kedua tim. Muenchen masih menjadi raksasa, sedangkan Dortmund kehilangan taji hingga terpuruk ke posisi 15 klasemen sementara. Ini adalah awal terburuk Dortmund di Bundesliga selama 27 tahun.
Namun, bukan berarti Bayern akan mudah membekap Dortmund, seperti yang dungkap kapten Bayern, Philipp Lahm.
"Ini adalah duel antara dua tim beberapa tahun terakhir berjuang memperebutkan gelar juara," ucap Lahm. "Dortmund telah membuktikan kemampuan mereka sebenarnya pada Liga Champions. Mereka merupakan ancaman nyata bagi kami."
Pada Mei 2014 lalu, Bayern menang 2-0 atas Dortmund di final Piala Jerman di Berlin. Di kancah Bundesliga, Dortmund sukses menang 3-0 saat pertemuan terakhir mereka di Allianz.
Meski dilihata dari performa sedang terpuruk, Dortmund tak ingin dipermalukan rival mereka. Apalagi kemenangan akan bisa melambungkan moral pemain.
Gelandang andalan Dortmund, Sebastian Kehl menegaskan, Dortmund bisa menang di kandang Bayern, sekaligus memperbaiki catatan buruk mereka musim ini.
"Kami selalu terlihat bagus saat melawan Bayern dan kami dapat kembali menang, jika kami bermain kompak dan memiliki sedikit keberuntungan," kata Kehl.