Absennya, kiper utama, Kurnia Mega Hermansyah, praktis membuat tim pelatih Arema harus menyiapkan kiper pengganti. Saat berhadapan dengan Maung Bandung sebutan lain Persib, di Stadion Jakabaring Palembang, Selasa (04/11/2014). Meiga tak bisa dimainkan karena mengantongi tiga kartu kuning di pertandingan sebelumnya.
Selama babak 8 besar lalu kiper 24 tahun itu telah mengoleksi tiga kartu kuning. Sesuai dengan regulasi PT Liga Indonesia, pemain yang telah mendapatkan tiga kartu kuning terkena sanksi larangan bermain satu laga.
Tiga kartu kuning itu dikantongi Meiga saat menahan imbang Persela 2-2 (8/10/2014), kala berhadapan dengan Persipura (21/10/2014) dan terakhir ketika bermain imbang 2-2 dengan Semen Padang (29/10/2014).
"Kami akan mencarikan solusinya. Tim pelatih harus menyiapkan kiper pengganti agar siap tampil lawan Persib," tegas Pelatih Arema Cronus, Suharno. Menurut dia, tim pelatih, kehilangan Meiga tak sampai membuat tim pelatih cemas.
Sementara itu, duet Suharno dalam meracik srategi tim, Joko 'Gethuk' Susilo menyatakan bahwa kemampuan semua kiper yang di miliki tim Singo Edan setara. Disamping Meiga, Arema masih memiliki Achmad Kurniawan (AK) dan I Made Kadek Wardhana.
"Kita tidak ada kata cemas, masih ada AK dan Kadek. Kita punya kiper lain dengan kemampuan setara," ujarnya.
Kedua pemain tersebut, akan dipersiapkan oleh pelatih kiper, Alan Haviludin sebagai kiper pengganti Kurnia Meiga. Dalam beberapa sesi latihan terakhir, keduanya terus digembleng oleh Alan. "Kita masih melihat siapa yang siap, AK atau Kadek. Kemampuan mereka juga tak kalah bagusnya," pungkas legenda hidup Arema era Galatama ini