Persebaya Belum Tentukan Nasib Rahmad

Selasa, 4 November 2014 13:12 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Gede Widiade mengatakan banyak faktor yang ikut berperan dalam kegagalan Persebaya mencapai target musim ini. Kegagalan tersebut tidak sepenuhnya dibebankan kepada pelatih.

“Rahmad Darmawan tidak seharusnya menanggung penuh kegagalan ini karena dia sudah bekerja maksimal dan profesional meracik tim. Ada banyak hal yang tidak boleh diabaikan oleh masyarakat soal kondisi Persebaya," kata Gede Widiade.

Di Liga Super, Persebaya terhenti di delapan besar grup 2 karena kalah bersaing dari Pelita Bandung Raya dan Persib Bandung. Di penyisihan grup, Persebaya hanya mampu bersaing dengan Mitra Kukar dengan lima hasil imbang dan sekali kalah dari enam pertandingan.

Kegagalan di delapan besar mengejutkan karena Persebaya tercatat sebagai juara grup penyisihan regular dan tetap bermain impresif meski terganggu berbagai masalah, salah satunya gaji yang tersendat.

Gede Widiade memuji sentuhan Rahmad karena berhasil membangun Persebaya dengan materi pemain pas-pasan dan hanya berkekuatan 21 pemain. Rahmad sukses meredam kemarahan pemain yang mengancam mogok bermain karena belum menerima gaji hingga tiga bulan.

Meski memuji, Gede menegaskan tidak bisa memastikan masa depan Rahmad di Persebaya. Meski masih punya kontrak hingga musim depan, manajemen masih mengevaluasi kinerja Rahmad dan kegagalan Persebaya.

1