Persipura Vs Persib

Perang Lini Tengah di Palembang

Jumat, 7 November 2014 14:56 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Nil Maizar yang pernah melatih Semen Padang dan pasukan Indonesia senior ini memperkirakan akan menyuguhkan perang di lapangan tengah.

“Kalau menurut saya luar biasa, ini pertandingan seru, menarik dan sangat dinantikan pecinta sepakbola. Perang barisan tengah akan terjadi," kata Nil Maizar.

Nil mengatakan kedua tim yang berlaga di final Liga Suoer sama-sama mempunyai misi ingin meraih kemenangan dan menunjukkan sebagai klub terbaik di Indonesia.

Persib dalam komando Pelatih Djajang Nurjaman memiliki segerombolan pemain berkualitas. Apalagi Maung Bandung Persib berambisi mengakhiri kutukan tidak pernah menjadi juara dalam 19 tahun.

Kiper I Made Wirawan menjadi jaminan bagi gawang Persib. I Made adalah salah satu kiper terbaik Indonesia dalam beberap tahun terakhir.

Barisan pertahanan Persib dihuni sederet pemain matang dan berpengalaman, sebut saja Abdul Rahman, Ahmad Jufriyanto, Vladimir, bek kiri Toni Sucipto dan bek kanan Supardi.

Untuk musim ini, kinerja barisan tengah Persib menjanjikan dengan komposisi kapten Firman Utina, breaker Hariono, gelandang serang Atep, Hariono, M Ridwan dan Taufiq.

Keberadaan Makan Konate membuat alur bola Persib lebih hidup. Pemain asal Mali bisa berperan ganda, sebagai sosok pembuka serangan dan menjadi pilihan lain untuk menjebol gawang lawan. Urusan mencetak gol, penyerang Ferdinand Sinaga, Djibril dan Tantan menjadi pilihan.

Kualitas Persipura tak perlu diragukan. Juara bertahan Liga Super ini dikenal dengan permainan atraktif, agresif dan menghibur. Penampilan kapten Boaz Salossa selalu menjadi daya tarik bagi penonton.

Barisan tengah Mutiara Hitam mengandalkan kekompakan beberapa pemain yang sudah terjalin dalam beberapa tahun terakhir, yaitu Lim Jun Sik, Robertino Pugliara, Gerald Pangkali dan Imanuel Wanggai.

Ketiadaan Jacksen Tiago yang selama ini membentuk pola, cara dan sistem bermain Persipura seolah tak terasa. Kwartet pelatih, yaitu Mettu Dwaramuri, Fabio Petedinho, Oswaldo Lessa dan Chrisleo Yarangga, sejauh ini sukses menggantikan Jacksen.

“Mereka bisa ke final setelah mengalahkan Pelita Bandung Raya dengan skor 2-0 lewat gol kapten Boaz. Buat saya laga ini akan berjalan ketat, menarik dan seru. Sama-sama punya kiper bagus, pertahanan kokoh, lini tengah yang kuat dan penyerang haus gol," prediksi Nil berakhir.

1