Babak awal berlangsung sangat ketat, tim tamu mengambil inisiatif serangan terhadap kubu tuam rumah Belanda. Meksiko dalam laga ini diperkuat duet Vela dan Javier Hernandez pada sektor depan.
Dominasi tim tamu membuat kubu tuan rumah kerepotan. Saat babak berjalan pada menit ke-8 Meksiko menggetarkan gawang Belanda yang dijaga Tim Krul. Gol ini dibuat lewat operan Hector Herrera yang diteruskan Vela. Penyerang Real Sociedad ini tetap meneruskan bola. Terjangan bola keras Vela akhirnya membobol pojok kiri gawang De Oranje.
Tak ingin malu, kubu tuan rumah menggenjot tempo permainan. Kubu tuan rumah membangun serangan lewat sayap. Namun, serangan yang dibangun Memphis Depay masih membentur lini belakang Meksiko.
Belanda nyaris menyamakan skor pada menit ke-18. Penetrasi cepat Depay yang melewati sejumlah pemain tim Sombrero langsung diteruskan dengan umpan terobosan tepat di depan gawang Francisco Guillermo. Guillermo masih bisa memblokade.
Belanda kembali menekan pertahanan Meksiko. Namun, berkali-kali penyelamatan gemilang Guillermo mementahkan serangan Belanda.
Hingga turun minum, tim tuan rumah harus mengakui keunggulan Meksiko dengan skor 1-0 untuk keunggulan tim Sombrero.
Peluit babak kedua ditiupkan. Kubu Belanda langsung menekan jantung pertahanan Meksiko. Serangan demi serangan terus digencarkan anak asuh Guus Hiddink.
Berselang tiga menit kemudian, tepatnya di menit ke-49 membuat isi stadion bergemuruh. Gol ini dibukukan oleh Wesley Sneijder lewat tembakan voli yang dimentahkan bek Meksiko yang tak sempurna dan jatuh di kaki pemain bernomor punggung 10 tersebut. Kedudukan imbang Belanda 1-1 Meksiko.
Mendapat perlawanan dari kubu tuan rumah, Meksiko langsung menggenjot tempo serangan ke kubu pertahanan Belanda. Meski begitu, kubu Belanda pun tak mau pasrah. Pada menit ke-53 Belanda nyaris membuka skor. Van Rhijn nyaris membuat Belanda unggul saat memanfaatkan umpan dari Robben. Sayang umpan silang Robben tak mampu digapai pemain Belanda lainnya.
Kubu Meksiko kembali menggetarkan gawang Belanda. Pada menit ke-62, Carlos Vela melesakkan sepakan kaki kirinya dan bola melewati barisan pertahanan kubu tuan rumah dan bola tak bisa dijangkau Krul.Skor sementara Belanda 1-2 Meksiko.
Meksiko kembali membuat Belanda terpaku saat giliran Chicarito yang menjebol gawang Krul pada menit ke-69. Penggawa El Real ini sukses melewati perangkap off side dan berdiri tanpa pengawalan. Ia melewati
Krul dan melepaskan tembakan yang tak bisa dibendung Krul. Belanda semakin tertinggal 1-3 Meksiko.
Usaha memperkecil ketinggalan kubu tuan rumah sukses dibuat Daley Blind. Sepakan kaki kirinya dari jarak jauh pada menit ke-74 tak bisa dibendung Ochoa yang menggantikan Guillermo. Seolah mendapat suntikan tenaga baru, harapan kembali muncul bagi anak asuh Guus Hiddink Belanda 2-3 Meksiko.
Namun, hingga peluit babak kedua berakhir kedudukan masih belum berganti. Meksiko unggul atas Belanda.
Lantaran kerap melancarkan serangan malah membuat lini belakang Belanda keropos. Gol kedua dari Vela dan Hernandez menegaskan hal itu. Permainan Belanda sempat kembali hidup ketika Blind mampu memperkecil keadaan. Di kubu lain, Meksiko menumpuk hingga delapan pemainnya di dalam kotak sehingga sulit bagi Huntelaar Cs untuk menyamakan keadaan.
Susunan Pemain
Belanda (4-3-3)
Tim Krul; Ricardo van Rhijn, Ron Vlaar, Joel Veltman, Jetro Williams; Ibrahim Affelay, Daley Blind, Wesley Sneijder; Arjen Robben, Klaas Jan Huntelaar, Memphis Depay
Pelatih: Guus Hiddink
Meksiko (5-3-2)
Francisco Guillermo Ochoa; Paul Aguilar, Miguel Herrera, Diego Reyes, Oswaldo Alanis, Aldian Adrete; Hector Herrera, Jose Juan Vasquez, Andres Guardado; Javier Hernandez, Carlos Vela
Pelatih: Miguel Herrera