Pencoretan Bustomi tersebut tentu cukup mengangetkan publik. Karena selama ini kapten Arema Cronus itu digadang-gadang sebagai salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Indonesia.
Asisten pelatih Wolfgang Pikal mengatakan jika sebenarnya Riedl cukup berat hati untuk mencoret nama Bustomi dan Bayu. Karena menurut Riedl kedua pemain tersebut juga memiliki kualitas permainan yang baik.
Akan tetapi pencoretan memang wajib dilakukan karena sudah menjadi aturan jika jumlah pemain yang didaftarkan untuk berlaga di Piala AFF 2014 hanya 22+1 nama saja.
"Alfred bilang kalau Bustomi dan Bayu juga punya hak tampil di AFF. Tetapi kami hanya bisa bawa 22 pemain saja ke AFF. Dengan berat hati dia harus pulangkan dua pemain itu," ujar Pikal melalui pesan singkat kepada INDOSPORT.
Namun meski begitu Alfred Riedl memiliki alasan tersendiri terkait pencoretan tersebut. Pelatih 65 tahun itu menilai tidak ada perkembangan dalam diri Ahmad Bustomi.
"Bustomi dan Bayu tidak menunjukkan performa terbaik. Kita di sini memang memiliki banyak pilihan di posisi itu (gelandang) dan ada pemain yang memiliki potensi di atas mereka," timpal Afred Riedl.
Selain pencoretan Ahmad Bustomi, ada yang mengejutkan dimana Riedl tetap membawa Evan Dimas dalam timnya. Bila berkaca dari level, memang Evan Dimas masih berada di bawah Bustomi yang telah dulu malang melintang di sepakbola Indonesia.