Austria 1-2 Brasil

Brasil Hanya Menang Tipis di Austria

Rabu, 19 November 2014 02:55 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Dalam uji coba kali ini, Austria menjadi tuan rumah di Ernst-Happel-Stadion, Wina. Bermain di kandang sendiri, Austria memperlihatkan diri sebagai salah tim kandidat kuat lolos ke putaran final Piala Eropa 2016 Prancis.

Menjamu Brasil, Austria bermain menawan seperti saat menekuk Rusia di penyisihan Piala Eropa 2016, 16 November 2014. Kemenangan atas Rusia pula yang menempatkan Austria di puncak grup G dengan nilai 10.

Tak minder melawan Brasil, Austria memperlihatkan permainan mantap. Tak hanya sukses menguasai bola, Austria kerap menekan Brasil. Bahkan catatan mencatat sepanjang 45 menit pertama, Brasil hanya bisa menguasai bola sebanyak 40 persen.

Sisanya 60 persen dimiliki Austria. Meski kerap menyerang Brasil, Austria gagal mencetak gol. Hal yang sama dirasakan Brasil. Hingga babak pertama usai tidak ada gol tercipta.

Memasuki babak kedua, Brasil mengubah pola dan taktik bermain. Giliran tuan rumah yang tertekan. Puncak perjuangan Brasil terjadi pada menit 64 diawali tendangan sudut.

Oscar yang mengampil sepak pojok melepas bola ke mulut gawang Austria. Melihat bola bebas, David Luiz menanduk bola menjebol gawang tuan rumah. Gol ini membuat Brasil unggul 1-0.

Oscar pula yang menjadi malapetaka bagi Brasil. Saat mendapat serangan di kotak penalti sendiri, Oscar yang berusaha menahan bola malah dianggap menjegal lawan.

Wasit menghukum Brasil dengan tendangan penalti. Aleksandar Dragivic yang menjadi eksekutor sukses menekuk kiper Brasil yang kali ini diperankan oleh Diego Alves. Kedudukan imbang 1-1.

Skor sama membuat kedua kubu makin bernafsu untuk menambah gol demi status pemenang. Beruntung Brasil memiliki Roberto Firmino. Gelandang Hoffenheim ini menjebol gawang Austria usai memaksimalkan bola sodoran dari Filippe Luis pada menit 83.

Gol Firmino ini menjadi yang terakhir di pertandingan sekaligus memastikan kemenangan Brasil atas Austria. Babak kedua juga menjadi pertunjukan kebangkitan Brasil. Di babak ini, Brasil terlihat dominan hingga membalikkan posisi hingga menguasai bola 57 persen.

Keberhasilan Brasil menekuk Austria menjadi kemenangan beruntun keenam di bawah kendali Pelatih Carlos Dunga. Dunga menjadi pelatih baru sejak kegagalan memalukan Brasil saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014.