Sejak menit awal pertandingan sebenarnya pola permainan cukup berimbang. Duet penyerang Persis, Ferry Anto dan Robby Fajar, acap kali berusaha menyerang lini pertahanan tim tuan rumah. Begitu pula dengan tim tuan rumah yang mengandalkan kemampuan Fernando Soler.
Petaka bagi Persis tiba pada menit ke-26. Mantan penyerang andalan Persis beberapa musim lalu, Fernando Soler, berhasil mencetak gol ke gawang tim Laskar Sambernyawa yang dikawal oleh Agung Prasetyo.
“Setelah gol pertama tercipta, mental anak-anak sudah langsung down. Pola permainan cepat tim tuan rumah gagal diimbangi oleh tim Persis. Padahal pelatih sudah menginstruksikan kepada anak-anak untuk keluar dari tekanan, namun semuanya sia-sia. Entah apa yang menyebabkan mental anak-anak hilang, saya sendiri tak mengetahuinya,” keluh manajer Persis, Totok Supriyanto, saat dihubungi INDOSPORT.
Setelah gol Fernando Soler, Pusamania unggul lagi lewat gol Febri Setiadi 15 menit kemudian. Persis semakin hancur pada babak kedua setelah diberondong oleh empat gol. Keempat gol tersebut diciptakan oleh Febri Setiadi (56'), Fernando Soler (65'), Danilo Fernando (66'), dan Fandi Ahmad (68').
“Pada babak kedua pola permainan semakin memburuk. Jujur saya kecewa, padahal persiapan tim sudah cukup lama. Hampir satu bulan, namun hasilnya malah seperti ini. Yang jelas saya tak menyangka,” sesalnya.
Totok juga menduga bahwa kekalahan tersebut karena Javad Moradi dan tim terlalu terbebani harus menang, guna lolos ke babak semifinal.
“Padahal kemarin selalu dan selalu kami tekankan, jangan jadikan target kemenangan menjadi beban, namun jadikan motivasi tim. Tetapi semua tak berjalan sesuai keinginan,” lanjutnya.
Atas hasil ini, tim Pusamania Borneo FC melangkah ke babak semifinal bersama tiga tim lainya yang sudah menunggu, yakni Martapura FC, PSGC Ciamis, dan Persiwa Wamena. Pertandingan semifinal bakal berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada 24 November 2014.