Sejumlah media cetak dan elektronik di Hanoi, ibukota Vietnam, memberi ruang atau spot khusus untuk berita-berita menjelang Piala AFF.
Seperti surat kabar berbahasa Inggris Vietnam News dan jaringan televisi VTV1 serta ATV yang memuat hasil wawancara dengan pelatih Indonesia Alfred Riedl saat latihan Kamis petang, kemarin.
Riedl sendiri ketika ditanya para awak media lokal Vietnam mengenai peluang tim Indonesia pada pertandingan pertama tidak mau mengumbar strategi yang akan diterapkannya.
"Saya sendiri tidak banyak tahu lagi mengenai kekuatan tim nasional Vietnam sekarang," kata Riedl.
Kalangan media di Vietnam juga cukup mengetahui mengenai timnas Indonesia, termasuk adanya pemain muda Evan Dimas yang menurut mereka cukup bagus saat bermain untuk tim nasional U-19.
Riedl cukup dikenal oleh kalangan media di Vietnam karena pelatih asal Austria itu pernah cukup lama menangani tim nasional negara tersebut.
VTV1 juga membuat ulasan dan kilas balik Piala AFF yang dimulai sejak 1996, termasuk saat Vietnam menjadi juara pada turnamen sepak bola paling bergengsi di tingkat Asia Tenggara itu pada 2008.
Demam Piala AFF di Hanoi sendiri baru terlihat di sekitar Stadion My Dinh yang berlokasi sekitar 10 kilometer dari pusat ibu kota Vietnam itu.
Spanduk-spanduk sponsor dan juga bendera-bendera negara peserta terlihat di seputar stadion dan jalan-jalan besar menuju arena berkapasitas 40.000 tempat duduk tersebut.
Di gerbang masuk juga terlihat petugas-petugas yang menawarkan tiket pertandingan dengan harga 100 ribu hingga 300 ribu Vietnam Dong (50 ribu - 150 ribu rupiah).