Kursus kepelatihan kali ini menjadi wajib bagi Djadjang karena tahun depan Maung Bandung berkesempatan berlaga di Liga Champions Asia berkat prestasinya menjadi juara Liga Super Indonesia 2014.
Syarat utama yang dipatok oleh AFC untuk pelatih yang timnya berlaga di ajang paling bergengsi di Benua Asia itu adalah mesti memiliki lisensi A.
Saat ini Djadjang baru mengantongi lisensi C AFC, itu berarti dia harus menaikkan level kepelatihannya sebanyak dua tingkat lagi.
"Saya akan ikut pelatihan selama 20 hari ke depan bersama pelatih lainnya," ujar Djadjang seperti dilansir laman resmi klub.
Selain Djadjang dan Herrie, terdapat beberapa nama lain yang mengikuti kursus ini. Diantara 24 nama tersebut, terdapat beberapa nama mantan penggawa tim nasional seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Ponaryo Astaman, dan Yeyen Tumena.
"Ini merupakan program Football Development khususnya dalam peningkatan mutu kepelatihan di Indonesia yang sejak awal tahun diadakan agar kualitas dan jumlah pelatih berlisensi AFC meningkat" ujar Tommy Welly selaku General Manager Football Development PSSI.