"Sebelumnya saya sudah negoisasi dulu dengan Pak Umuh (Manajer Persib) lewat telepon. Pagi tadi saya langsung mendatangi rumah Pak Umuh untuk memastikan. Tak butuh lama, negoisasi hanya berlangsung selama lima menit saja dan tidak terlalu banyak bicara," ungkap Vlado di Graha Persib, Sulanjana Bandung.
Maksud kedatangannya ke Graha Persib, kata dia hanya sekedar melakukan proses finalisasi, seperti penandatangan klausal kontrak. Setelah itu, dia pun mengaku akan langsung bertolak kembali ke negara asalnya.
"Saya datang ke sini (Bandung) kemarin malam hanya untuk negosiasi dan akan kembali pulang. Karena semua tim pergi ke Mekkah dan saya akan kembali bergabung dengan tim saat mereka semua kembali. Pulang ke Serbia sekitar dua sampai tiga hari. Kemudian langsung kembali lagi ke sini (Bandung)," katanya.
Vlado memiliki alasan tersendiri untuk tetap memilih bertahan di Persib, padahal beberapa tawaran menghampirinya, termasuk salah satu klub asal Malaysia yang telah menyodorkan nilai kontrak cukup besar.
"Pertimbangan saya bertahan di persib, karena ini percobaan terakhir saya. Waktu saya pertama datang ke Persib saya katakan ini percobaan terakhir di karier saya," ungkap bek 32 tahun itu.
"Memang ada empat sampai lima tawaran dari tim Indonesia, dan tawaran cukup kuat dari Malaysia untuk bermain di Premier League. Tapi saya putuskan untuk tidak pergi ke sana (Malaysia) meskipun nilai kontraknya sangat bagus untuk masa depan saya. Tapi saya pikir lagi kalau saya bermain lagi seperti kemarin, mungkin akan ada tawaran lebih bagus lagi, kita lihat saja nanti," sambung Vujovic.
Selain itu, lanjut dia, Persib merupakan tim Indonesia yang pertama merekrutnya, "Saya harus hargai Persib dulu karena klub ini yg pertama kali menawarkan saya untuk bermain di Indonesia. Jadi saya pikir normal untuk tetap di sini (Persib)," tutur dia.
Dengan begitu, Vlado berharap kedepannya dapat membawa Persib lebih baik dan dapat membawa Persib memenangkan pertandingan atas Arema Cronus di babak final Inter Island Cup (IIC) yang rencananya bakal digelar Januari 2015.
"Saya berharap bisa menang final lawan Arema, karena akan lebih bagus untuk mengawali liga dengan memenangkan satu lagi trofi," pungkasnya.