Kepastian kabar itu setelah pemain asal Brasil tersebut berkicau tentang kepindahannya lewat Twitter @fabianobeltrame pada Jumat, 5 Desember 2014.
"Resmi: musim depan main di@AremaCronus," begitu tulis Fabiano Beltrame. Seraya berkicau, pemain bernama lengkap Fabiano da Rosa Beltrame itu juga menyertakan foto diri seolah sedang meneken kontrak dengan Arema.
Bahkan, defender kelahiran 29 Agustus 1982 itu juga mengenakan jersey home Arema musim 2014. “Fabiano sudah melakukan pembicaraan dengan manajemen Arema," kata sebuah sumber di internal Arema, beberapa waktu lalu.
Berlabuhnya mantan penggawa Persela itu ke Arema sesuai dengan kriteria pemain asing incaran Singo Edan Arema. Arema selama ini mendambakan defender berjiwa kepemimpinan seperti kapten tim musim 2010, Pierre Njanka.
Kedatangan Fabiano seolah menjawab kebutuhan Singo Edan akan seorang pemain tangguh dan serba bisa untuk menggantikan posisi Thierry Gathuesi yang tak dipertahankan oleh manajemen.
Meski sudah berumur 32 tahun, namun kualitas Fabiano yang tak hanya tangguh sebagai palang pintu, juga bisa ditempatkan di posisi gelandang bertahan dan sekaligus dapat membantu serangan lewat eksekusi bola bola mati.
"Untuk pemain asing, Fabiano bisa ditempatkan di belakang dan gelandang bertahan," ungkap Pelatih Arema Suharno.
Dengan bergabungnya Fabiano, slot pemain asing Arema tinggal menyisakan dua. Setelah memenuhi kebutuhan defender asing, Arema akan berburu dua pemain berposisi sebagai gelandang dan striker.